Komandan, Ndra (END)

Komandan, Ndra (END)

  • WpView
    Reads 75,260
  • WpVote
    Votes 5,032
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 1, 2023
Judul sebelumnya=> AniaNdra "Aku adalah korban dari tindak kejahatanmu yang telah mencuri perhatianku sejak awal, dan dari muslihatmu dalam membuat sebuah hati nyaman untuk menetap pada ruangmu," ungkap laki-laki itu seraya menyodorkan tangan kanannya pada seorang perempuan di hadapannya. Perempuan itu kemudian menautkan jemarinya pada jemari laki-laki tersebut, lalu mengggam penuh kenyamanan. "Dan aku adalah pelaku yang terkurung pada sel cinta ketulusanmu, untuk selamanya," katanya. Lalu keduanya melangkah penuh harmonis, melangkah menuju tahapan takdir selanjutnya. •AniaNdra Spin Off >> My Online Family Is Best Writer Community
All Rights Reserved
#388
spritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Toxic Relationship
  • Behind Bullying [END]
  • DEORE [FIN]
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • RAPUH!
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Remember You (Selesai)
  • HADSA | Nikah SMA
  • (TAMAT) The Groom From The Fairy-Tale Land

Di dalam hubungan ini, hanya ada aku dan rasa kesal mu *** "Menurutlah Nona, mungkin Tuan akan berbaik hati dengan meringankan hukuman mu," ucap Pria yang sama. Tidak mungkin! Dia Kris, tangan kanan dari seseorang yang Kaluna benci dan secara bersamaan juga ia cintai. "Apakah kau bisa menjamin Kris, bahwa ucapanmu benar?" tanya Kaluna dengan datar. Kris terdiam. "Kau bahkan tidak bisa menjamin dirimu sendiri akan selamat darinya jika tidak berhasil membawaku pulang bukan?" tanya Kaluna lagi dan Kris tetap tidak beraksi. Kaluna mendengguskan napasnya. Kaluna berjalan mendekat ke Kris, sebelah tangannya ia masukkan ke kantong celana yang ia pakai. Berhenti tepat di depan Kris, ia melirik ke arah belakang Kris, dimana beberapa anak buahnya berdiri. "Ada 4," batin Kaluna. Kembali memusatkan pandangan ke arah Kris. "Kau terlalu setia Kris, bagaimana jika kau bilang pada Tuan mu bahwa aku di temukan meninggal dunia? Kau tidak akan kena hukuman, begitu juga aku. Kau bisa mengambil jasad seseorang yang sudah rusak, anggap saja itu diriku. Selesai!" Kaluna mencoba menawarkan kerja sama. Kris terdiam, "Nona, kau tau bukan bahwa Tuan bisa mendengar semua ucapanmu saat ini." Kaluna melirik earphone yang terletak di telinga kiri Kris. "Sial!" umpat Kaluna. *** Kaluna tidak pernah tahu. Dari tangan yang pernah menyelamatkannya, datang genggaman yang tak akan pernah melepaskannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines