Story cover for RAYCILA [END] by TehGrintiii
RAYCILA [END]
  • WpView
    Reads 273,808
  • WpVote
    Votes 24,846
  • WpPart
    Parts 37
  • WpView
    Reads 273,808
  • WpVote
    Votes 24,846
  • WpPart
    Parts 37
Complete, First published Feb 21, 2021
Benar kata kebanyakan orang, tak ada yang namanya lelaki dan perempuan bersahabat tanpa ada rasa cinta pada salah satu dari mereka, hal itu benar-benar dirasakan oleh Rayen dan Cila, persahabatan keduanya tak semulus yang mereka kira karena mulai timbul perasaan satu sama lain namun tak saling mengungkapkan.

Hubungan keduanya dibuat semakin sulit karena bimbangnya perasaan Rayen, Cowok itu selalu bingung harus memilih Cila atau Michelle- mantan pacarnya. ketika Rayen sudah mulai memantapkan hatinya untuk Cila, teka-teki mulai bermunculan yang membuat Cila sial terus menerus.

Penderitaan dan kesialan untuk Cila yang tiada henti, salah paham antara Rayen dan Cila yang membuat keadaan semakin buruk, mampukah Rayen dan Cila melalui segala rintangan yang terjadi kepada mereka?
All Rights Reserved
Sign up to add RAYCILA [END] to your library and receive updates
or
#843anaksma
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Possesive Playboy cover
Someday. Loves, friendship, and tears. cover
Queen Greta Oto (GXG) cover
You're [not] Mine cover
We Can't Be Friends cover
ELECTION cover
Guratan Kehidupan  cover
Ranzir cover
The Game cover

Possesive Playboy

90 parts Complete

Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."