Colour Of Life

Colour Of Life

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 23, 2021
Inggrid bukan pemeran utama dalam kehidupannya. Di rumah, Fiona - kakak Inggrid, jikalau di dalam drama, sinetron, ataupun film, Fiona ibaratkan pemeran protagonis, pemeran utama. Inggrid? Bukan, Inggrid bukan pemeran antagonis, bukan juga teman pemeran utama ataupun pemeran pendukung. Inggrid cuma pemeran figuran yang numpang lewat tanpa dialog. Kalau dalam sistem tata surya, Fiona ibaratkan matahari - pusat dari tata surya itu sendiri. Sewaktu di sekolah dulu, Inggrid juga hanya pemeran figuran yang memenuhi kuota murid di sekolahnya. Tapi Inggrid kan juga manusia biasa. Ingin merasakan kasih sayang, ingin merasakan perhatian, ingin merasakan cinta, ingin merasakan warna-warni di hidupnya. Tapi apa bisa? Seiring waktu Inggrid menyadari, bahwa harapannya hanya angan belaka. Semenjak itu, Inggrid hanya menjalani hidup mengikuti arus. Jika digambarkan dalam warna, warna kehidupannya hanya berada di area hitam dan abu-abu. Sedikit warna kuning jika berkaitan dengan makanan. "Gimana ya? Kalau diibaratkan warna nih, hidup gua itu warnanya hitam atau abu-abu. Apa itu pink? Sejenis makanan bukan?"
All Rights Reserved
#238
gendut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadows of the Main Story
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • The Fifth Taste
  • Captivated Me 2: Belenggu [END]
  • The Unplayed Song (GL)
  • Ketos Vs Adek Kelas
  • viewpoint
  • SANA
  • CANTIKA

Seorang gadis manis mendapati dirinya terjebak di dalam dunia novel yang asing. Sebelumnya, ia sangat gemar membaca berbagai jenis novel, tetapi tak pernah terbayangkan bahwa suatu hari ia akan menjadi bagian dari cerita itu sendiri. Semua bermula ketika ia meminum segelas susu, lalu tiba-tiba terbangun dalam tubuh seorang karakter novel yang bahkan tidak ia kenali. Apakah ia seorang protagonis, antagonis, atau sekadar figuran? Jika boleh memilih, ia lebih suka menjadi figuran, hidup tenang tanpa harus berurusan dengan tokoh utama. Namun, seperti yang sering terjadi dalam kisah-kisah klise, bahkan seorang figuran pun bisa memainkan peran penting dalam alur cerita. Akankah ia berhasil menjalani kehidupan barunya tanpa terseret ke dalam pusaran konflik novel ini? Atau takdir memiliki rencana lain untuknya? ________________________________ ⚠️Dilarang keras memplagiat cerita ini!! Cerita ini merupakan hasil karya yang saya tulis sendiri. Jika ada kesamaan nama, tempat, atau alur dengan karya lain, itu semata-mata kebetulan dan tidak disengaja. Saya juga berusaha menyajikan cerita dengan gaya dan sudut pandang yang unik tanpa menyalin atau meniru karya orang lain. ________________ SEBUAH CERITA SEDERHANA YANG DIBUAT RUMIT⏳

More details
WpActionLinkContent Guidelines