VANILLA
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 4, 2021
Vanilla sandina gadis cantik yang periang dengan sejuta ketulusan,gadis dengan surai pendek dengan poni yang selalu menjadi pemanis dirinya, membuat siapapun yang melihatnya ingin sekali memiliki gadis itu tidak heran jika ia selalu jadi incaran para lelaki Siapa sangka gadis imut itu mempunyai segudang masalah yang selalu ia tutup rapat dengan senyum manisnya. Ig.@mutiaa.hndyn
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HAPPIEST WOUND (SELESAI)✅
  • Cahaya Senja
  • ABISATYA | END
  • viewpoint
  • Antara aku dan jarak kala itu
  • C²LV
  • Love And Friendship
  • Dear Senja
  • Sahabat, kenapa jadi suka?[On Going]

"Aku selalu dipenuhi dengan rasa suka cita dan kedamaian yang mendalam setiap kali memikirkan fakta bahwa kita akan menghabiskan sisa hidup kita dalam pelukan satu sama lain." "Untuk pertama kalinya, aku tak perlu mencoba untuk bahagia. Karena saat bersamamu, hal itu terjadi begitu saja. " "Ketika kita bersama, dunia terasa seperti dalam sebuah harmoni yang sempurna. " Pria itu berbalik dan menggenggam erat kedua tangan wanitanya lembut. "Sebelum kita berjumpa, aku tidak mengerti apa itu bahagia. Sebelum kita bersama aku juga tidak mengerti apa itu cinta. Namun setelah takdir mempertemukan kita, aku tahu apa itu bahagia karena cinta." Wanita itu tersenyum. sangat menawan. "Bahkan jika kita tidak bisa selalu bersama pada akhirnya, aku senang kau menjadi bagian dari hidupku."ucap pria itu sendu. senyum wanita itu memudar. menatap Prianya sendu. "Kita akan selalu bersama, bukan? " tanyanya pelan. Pria itu menarik tubuh langsing kekasihnya kedalam pelukannya, mencium kening wanitanya begitu lama. Seakan itu adalah ciuman terakhirnya. wanita itu terisak pelan dan membalas pelukan kekasihnya erat. "Aku sangat mencintaimu, Edric! " isak sang wanita. "Sst..Aku mencintaimu lebih dari yang pernah kupikirkan! " jawab sang pria. Wanita itu mengeratkan pelukannya dan menangis. "Kita akan bertemu lagi. Tidak tahu di mana, kapan waktunya, tapi aku tahu kita akan berjumpa lagi, di suatu hari yang cerah." (♥ω♥*)

More details
WpActionLinkContent Guidelines