Sherin (On Going)

Sherin (On Going)

  • WpView
    přečtení 318
  • WpVote
    Hlasy 91
  • WpPart
    Části 8
WpMetadataReadRozepsáno
WpMetadataNoticeNaposledy publikováno úte, bře 30, 2021
WpInfo
Fikce
Romantika
FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA Ketika kesabaran sudah diambang batas Ketika perlakuan yang kerap kali tertindas Dan ketika sebuah perasaan yang tidak dibalas Apakah ini yang di namakan permainan takdir? Bahkan terlalu seringnya mendapatkan kecaman Hal itu tidak membuat Gadis berambut sebahu tersebut untuk menyerah. Tidak. Menyerah bukan bagian dari kamusnya. Dan inilah cerita dari Sherin. Gadis lugu yang sering kali mendapat perundungan. Gadis yang kerap kali menggunakan topeng Dan Gadis yang berusaha mencari kebahagiaan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. "Apa itu kebahagian, kenapa aku tidak pernah merasakan kebahagian yang kau maksud?". -Sherin Anastasya-.
Všechna práva vyhrazena
#73
perih
WpChevronRight
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Hug Me (Mom Dad)
  • LETTING GO
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • KEPERGIAN SENJA
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Nathalea
  • Interweave
  • Kalevi

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu