Story cover for Monochrome by evocalins
Monochrome
  • WpView
    LECTURI 20,223
  • WpVote
    Voturi 1,706
  • WpPart
    Capitole 57
  • WpView
    LECTURI 20,223
  • WpVote
    Voturi 1,706
  • WpPart
    Capitole 57
În curs de desfăşurare, Prima publicare feb 23, 2021
❝There is only one thing that makes a dream impossible to achieve: the fear of failure.❞ -Paulo Coelho

Kata mereka, masa remaja adalah masa dimana puan mengalami proses panjang agar menjadi kesatuan yang lebih utuh lagi. Tapi bagi Jihan, masa remaja itu temaram. Ia memiliki tekanan yang tidak dimiliki orang lain, sebuah tekanan yang menuntun Jihan untuk jauh dari kebebasan. 

Hingga di suatu sore, Jihan memiliki banyak keberanian untuk bicara lantang, "Pulang aja, ya. Capek."

Pulang yang berbeda, pamit yang berbeda. Bukan ke rumah yang sekarang, melainkan rumah yang ia rasa bisa membuat tenang dan lupa akan segala hal. Ke rumah yang lestari, juga diisi oleh pancarona alih-alih warna monokrom. 

Jalan menuju titik kebahagiaan itu panjang dan rumit. Dimuat oleh beragam batu penarung dan tabir penghalang, dipersembahkan dari Tuhan untuk mengajarkan apa itu langkah awal dan definisi berjuang. 

"Jangan pulang dulu, berjuang."

Berjuang, berjuang, berjuang. 

Tapi ada saatnya, manusia memiliki titik terlemah dalam hidup. Usianya masih muda, delapan belas tahun. Tapi Jihan rasa, usia itu sudah cukup menjadi akhir dari segala perjuangan.






---

Cerita Sandikala : Elegi Sebuah Asa

[Trigger warning]
mental illness,  sexual harassment, physical abuse, selfharm

Start : 8 Agustus
End   : -

© evocalins, 2021
Toate drepturile rezervate
Cuprins
Înscrie-te pentru a adăuga Monochrome la biblioteca ta și primește actualizări
sau
#877jangwonyoung
Linii directoare referitoare la conținut
S-ar putea să-ți placă și
Renjana [COMPLETED] de skyaksa
36 capitole Complet
Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021
JAM 3 SORE de KOKOTA_
54 capitole În curs de desfăşurare
JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri de ceritadariawan28
4 de capitole În curs de desfăşurare Pentru adulți
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
S-ar putea să-ți placă și
Slide 1 of 10
CARAPHERNELIA  cover
[END] When the Stars are Tired cover
Renjana [COMPLETED] cover
Dear Renjun || Nct Dream cover
JAM 3 SORE cover
15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED) cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
Setelah Kita Delapan Belas Tahun cover
enfermedad [END] cover
Cerita Daun dan Bumi  cover

CARAPHERNELIA

9 de capitole Complet

[Follow sebelum membaca, Tinggalkan jejak saat membaca.] ************ Ketika Wonderwall, "Keadaan dimana kita memikirkan seseorang setiap waktu, seseorang yang membuat kita tergila-gila." Berakhir menjadi Caraphernelia, "Keadaan dimana seseorang meninggalkan kita, namun jejak langkahnya masih tertinggal dan menyisakan luka dalam kenangan kita." - - - - - - - - - - - - - - - - "Ternyata yang berat itu bukan rindu, melainkan restu." "Lupain aku, Chi. Sekeras apapun kita melawan takdir, kita tetap gak akan bisa bersatu." * * * * * * * * * * * "Mengapa bukan kamu yang memiliki aku, Kan?" "Aku gak mau pasrah sama keadaan. Tapi sekeras apapun aku berusaha, aku gak bakalan bisa ngerubah semua nya." * * * * * * * * * * * "Semesta jahat ya, Kan? Aku udah berusaha semaksimal mungkin buat bisa lupa sama kamu. Tapi, semesta selalu punya cara agar aku teringat sama kamu lagi." - - - - - - - - - - - - Proses REVISI sekaligus REMAKE 🏴‍☠️ 🏴‍☠️ Start : 13 March 2020 🏴‍☠️ Finish : 23 June 2020 🏴‍☠️ Revisi / Remake : 16 August 2021