MEIDINA

MEIDINA

  • WpView
    LECTURAS 1,207
  • WpVote
    Votos 386
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 24, 2021
sebuah kisah drama percintaan dan keluarga dan kisah perjalanan hidup dan cinta seorang Meidina El Frisya dengan seorang laki laki yang bernama Adnan putra haidar yang penuh dengan keunikan dan cerita menarik. "Seumur umur saya bertemu dengan jutaan wanita di dunia, baru kali ini loh saya bertemu dengan wanita sebaik dan setulus kamu" ~Adnan putra haidar~ "Setelah mas tahu kekurangan saya, saya pasrah akan keputusan mas, mau mundur silahkan dan kalau mau maju, saya bener bener gak tahu bagaimana cara saya berterimakasih pada allah, karena mas menerima saya" ~Meidina El Frisya ~
Todos los derechos reservados
#59
adnan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Assalamualaikum Imamku
  • Rahasia Dibalik Akad
  • SERIBU HADITS✓
  • Sebening Air Mata Dan Duka
  • Imam Rahasiaku [TERBIT]
  • Madu Dari Surga (COMPLETED)
  • adalah TAKDIR (ongoing)
  • Separuh Ragaku [On Going]
  • Garis Takdir Adinda (END) ✓

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido