We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
For you
  • WpView
    Reads 185
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 20, 2022
WpInfo
Fanfic
NCT
Ini untukmu. Mungkin sederhana, Ketahuilah aku selalu berterimakasih atas semua detik waktu yang kau luangkan untuk-ku. Ini hanya sebatas kata-kata yang ku abadikan dalam wujud monolog pengganti rasa sayang yang seharusnya sudah harus kusimpan saja. Tetapi, resah sudah menjadi bagian lengkap diriku, maka itu, aku menulis ini, sebuah rasa setelah kepergianmu... Tentang angan yang terlalu jauh terbawa angin. "Sudah ya sudah cukup." "Kita adalah benang yang terlalu kusut saat memulai, dan terlalu sulit untuk di sudahi." Dan ya, "kita selesai dengan cerita yang tak pernah dimulai." Just for you, (d). Follow/vote/comment/share -thank you for everything guys...
All Rights Reserved
#171
friendly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ROMANCE FROM HIGH SCHOOL
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔
  • Putralisha~
  • N O R A [on going]
  • CLARA
  • Hanya Saja
  • One Night Stand
  • Stay With Me
  • Andai bisa
  • Can You Give Me One More Chanche

"Semua tak seperti yang diharapkan. Cinta hanya ada dalam mimpi, cinta hanya ada dalam hati, cinta hanya terungkap dari tulisan ini." "Kali ini pagi menceritakan tentang dingin malam, tentang kopi yang begadang, dan doa-doa sisa air mata." "Ternyata aku masih terlalu mentah untuk mekar bersamamu, aku masih terlalu kanak-kanak untuk mengiringi langkahmu. Untuk lembar-lembar berikutnya, tulislah kisah barumu." "Hari kemarin atau esok sama saja dengan hari ini. Duka dan suka menjadi seirama lagu, matahari di luar, matahari dalam hati menyatu dalam kepiluan sukmaku." "Ada yang meleleh di ujung kedua mataku, begitu goretan-goretan pena itu selesai kubaca. Ternyata bendungan air mataku tidak terlalu kuat sehingga jebol lagi, meski baru sedikit."

More details
WpActionLinkContent Guidelines