SAY! (On Going)

SAY! (On Going)

  • WpView
    Reads 4,656
  • WpVote
    Votes 2,511
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 16, 2022
FOLLOW DULU YUK SEBELUM BACA! <3 Jangan lupa vote, komen dan share! "Seberapa lama kamu tidak mengatakannya, selama itu pula kesalahpahaman akan berlanjut." "Apa dengan memendam dan menyimpan dalam diam semua akan baik-baik saja?" *** Milan Sadina merasa beruntung karena satu kelas lagi dengan Kaivan, cinta pertamanya saat awal masuk SMA. Di hari pertama masuk kenaikan kelas XII Istimewa, ia bertabrakan dengan cewek arogan dan nyebelin, Yashna, yang ternyata teman SMP Kaivan. Yashna selalu mencari masalah dengan Milan yang juga sekelas dengannya, alasannya karena Milan dekat dan merebut perhatian Kaivan kepadanya. Milan merasakan sial yang bertubi-tubi di hari pertama masuk sekolah, ditambah mantan pertamanya satu kelas juga dengannya, Yasa. Yasa yang bertemu kembali dengan Milan, ia merasa sangat bahagia ada peluang dekat dan balikan lagi dengan Milan. Kaivan yang sering perhatian dengan Yashna namun juga seperti memberi harapan kepada Milan, membuat Milan terkadang bimbang akan perasaannya. Bagaimana kelanjutan kisah cinta segi empat mereka? Akankah Milan selalu mengutarakan perasaannya sebelum semua terlambat? Apakah ia juga akan menemukan kembali cintanya yang hilang? "Kamu tidak akan pernah tahu reaksinya tanpa kamu coba katakan." - Milan Sadina. #1 #remajamuda /15 September'20 #2 #rekomend / 15 September'20 Cover by Nisa Graphic
All Rights Reserved
#49
cintasegiempat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sincerely, Milan
  • SALSABILLA ( END )
  • Skaya & the Big Boss ✓
  • I Can't Say Good Bye (Slow Update)
  • Together ✓[COMPLETED]
  • Ayesha
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Noisy for Dysis
  • Destiny [COMPLETED]
  • DAYANA

Hai, mungkin aku tidak pantas untuk menulis seperti ini. Tetapi aku masih mencintaimu. Sama seperti tigapuluh menit yang lalu, tigapuluh menit yang akan datang, dan seterusnya. Hatiku terus memantapkan jejaknya kepadamu. Meraung-raung memanggil namamu, ingin memilikimu lagi. Namun apa daya, disini aku duduk termangu, menatapmu tertawa bersamanya. Melihatmu dan dia pergi bersama di akhir pekan, seperti yang kita lakukan dulu. Menyedihkan bukan? Ketika posisimu sebagai seseorang yang penting dalam hidupnya, kini tergantikkan dengan orang lain, yang sayangnya adalah sahabatmu. Sahabat yang seharusnya menjadi penopang ketika hatimu hancur karena cinta, justru pergi bersama cintamu. Membuat sendiri kisah cintanya yang bahagia. Untuk kamu yang bernama belakang Andromeda, semoga bahagia. Sincerely, Milan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines