Menggenggam

Menggenggam

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 26, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Dia Bulan. Pintar, cantik, baik hati dan memiliki orang tua yang menyayanginya walaupun hanya lahir di keluarga sederhana. Hidupnya baik-baik saja sampai suatu saat hari Bulan menemukan surat perceraian rumah tangga yang sudah ditandatangani oleh kedua orang tuanya. Saat orang tuanya berpisah, Bulan memilih untuk tinggal bersama Ayahnya. Semesta menunjukkan bahwa pilihannya salah dan memberinya rintangan hidup yang susah payah ia lewati. Seolah belum cukup, Bulan melihat dengan mata dan kepalanya sendiri saat tubuh sang Ayah tergantung dan terdapat tali yang melingkar di lehernya. Ayahnya yang perlahan berubah itu dengan tidak tahu dirinya meninggalkan banyak hutang yang harus dibayar oleh Bulan seorang diri. Hidupnya perlahan hancur. Sampai ia bertemu dengan Alan, Dosen pengajar di kampusnya. Alan mencoba menggapai Bulan, tapi Bulan terlalu jauh untuk digapainya. Alan hanya ingin satu hal dari Bulan. Alan hanya ingin Menggenggam tangan Bulan berharap Bulan tahu bahwa Alan akan menemaninya melewati rintangan-rintangan hidupnya setelah ini. Alan berharap Bulan tahu bahwa ia tidak sendiri.
All Rights Reserved
#700
dosen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GARIS TAKDIR
  • BULAN (END)
  • COLD LECTURER (REVISI)
  • Mas Duda
  • WAKE UP, LOVE (TAMAT)
  • KISAH KASIH AKHIR SEMESTER
  • Alaskar dan Bulan
  • Be Mine, FOREVER
  • My Beloved Enemy

Pantesan susah buat dapetin hati bumi. Orang bumi aja gak punya hati! • • • • Bulan cantik? Jelas. Bulan manis? Jangan di tanya lagi permen aja insecure lihat dia. Bulan pinter? Pasti, buku aja minder kalo di baca sama dia. Terus ada gak kekurangan dia? ADA! Bulan 'NOL BESAR' jika di suruh buat dapetin hati bumi. Susah. Tidak tau lagi gimana caranya Bulan buat naklukin hati seorang Bumi. Saat mau maju satu langka lagi. Pasti ada aja yang dorong tubuhnya hingga dia kembali ketitik nol. Bumi mungkin terlalu besar buat Bulan genggam. Kadang saja kehadiran dirinya tidak pernah dianggap. Bulan tidak pernah terlihat di mata Bumi. Apa perlu Bulan bawa banyak senter ke luar angkasa biar cahayanya bisa bersinar lebih terang, terus dapet perhatian dari bumi? Gila aja. Nanti matahari insecure lagi lihat gue. Hahaha Welcome to my story! Buat kalian yang lagi berusaha buat dapetin doi. Buat kalian yang lagi berusaha buat lupain doi. Buat kalian yang lagi bimbang mau terus berjuang apa lupain aja. Mari berpelukan! [MASIH DALAM PROSES REVISI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines