Menggenggam

Menggenggam

  • WpView
    LECTURAS 60
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 26, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Dia Bulan. Pintar, cantik, baik hati dan memiliki orang tua yang menyayanginya walaupun hanya lahir di keluarga sederhana. Hidupnya baik-baik saja sampai suatu saat hari Bulan menemukan surat perceraian rumah tangga yang sudah ditandatangani oleh kedua orang tuanya. Saat orang tuanya berpisah, Bulan memilih untuk tinggal bersama Ayahnya. Semesta menunjukkan bahwa pilihannya salah dan memberinya rintangan hidup yang susah payah ia lewati. Seolah belum cukup, Bulan melihat dengan mata dan kepalanya sendiri saat tubuh sang Ayah tergantung dan terdapat tali yang melingkar di lehernya. Ayahnya yang perlahan berubah itu dengan tidak tahu dirinya meninggalkan banyak hutang yang harus dibayar oleh Bulan seorang diri. Hidupnya perlahan hancur. Sampai ia bertemu dengan Alan, Dosen pengajar di kampusnya. Alan mencoba menggapai Bulan, tapi Bulan terlalu jauh untuk digapainya. Alan hanya ingin satu hal dari Bulan. Alan hanya ingin Menggenggam tangan Bulan berharap Bulan tahu bahwa Alan akan menemaninya melewati rintangan-rintangan hidupnya setelah ini. Alan berharap Bulan tahu bahwa ia tidak sendiri.
Todos los derechos reservados
#100
alan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Luna
  • A Heart That Cannot Be Guarded
  • BULAN (END)
  • Bulan (END)
  • Snow Night Story [REVISI]
  • JANGAN DULU MENYERAH, ALUNA
  • Alaskar dan Bulan
  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Bulan Di UfukTimur [#3.SGS] (Tersedia E-book)
Luna

Pasca perceraiannya, Luna memilih untuk menjauh dari segala hal yang berhubungan dengan mantan suaminya. Termasuk juga sahabat-sahabatnya. Luna hanya ingin melupakan, tidak lagi menoleh ke belakang sekalipun dia tahu jika dia tidak akan sembuh dengan mudah. Dalam keterpurukannya, Luna yang memilih untuk menyendiri di sebuah rumah kecil yang sederhana, tanpa sengaja bertemu dengan seorang bocah kecil yang tinggal di samping rumahnya. Namanya Darel, dia berusia enam tahun. Darel selalu saja berbuat onar, membuat banyak teman sepermainannya dan juga para tetangga yang lainnya dibuat kesal olehnya. Ada saja tingkah Darel yang membuat komplek tempat tinggal Luna menjadi gaduh. Orang-orang sering kali menghardiknya, tapi, Darel si bocah kecil yang tengil sama sekali tak gentar. Anehnya, hanya Luna yang mampu membuat Darel menjadi anak yang penurut. Hingga kemudian, suatu hari, Papa Darel menemui Luna dan seketika, dunia Luna seolah berubah seratus delapan puluh derajat. "Kamu mau nggak, jadi Mamanya anak saya?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido