Cahaya Iman

Cahaya Iman

  • WpView
    Reads 336
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 21, 2021
Dulu hidup hanya sebatas putih, hitam, dan abu-abu. Mungkin lalat pun enggan singgah karena sekosong itu. Hingga warna-warna mulai menyelimutinya, membungkus rapi, dan membawa sang pemilik melayang bersamanya. Namun, akankah pelangi senantiasa memancarkan cahaya indah yang abadi? Memudar? Menghilang? Mampukah Ilmi memberikan secercah cahaya kebaikan hidayah pada Awan yang angkuh? Cari jawabannya dalam catatan perjalanan Awan, lalu tersenyumlah bersama Ilmi.
All Rights Reserved
#123
islamicromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dinamika Hati [SELESAI ✔]
  • Ja, ich bin ein Muslim
  • Hijrah Bersamamu (SELESAI)
  • Ice Gril 🌧️ (TAMAT)
  • Bersungut Sengau
  • Kayla in Love (END)
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Cinta Neng Zulfa
  • My Ustadz My Crush [SELESAI]

Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya), sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [Q.S An-Nahl:119] Veli harus meninggalkan David karena keputusan yang dia pilih. Terdampar di pesantren, dan dipertemukan dengan Alvin. Secara sembunyi-sembunyi, keduanya saling bertemu. Sampai rasa nyaman itu muncul. Padahal, Veli masih terikat hubungan dengan David. Sampai suatu waktu, David mengetahui semuanya. Sebagai peringatan untuk Alvin, dia mengatakan, "Mencintai Veli sama saja mencintai kehilangan. Kamu akan terluka oleh kepergian." Namun, siapa sangka bahwa kepergian itu membawa cahaya? Ramadhan 1440

More details
WpActionLinkContent Guidelines