Heading to Love

Heading to Love

  • WpView
    LECTURAS 748
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 13, 2014
WpInfo
Ficción
Romance
Walaupun sudah terpisah bertahun-tahun dengannya, ia masih berharap pada cinta masa kecilnya itu. Seakan dibutakan oleh masa lalu, Nora bahkan tidak menyadari sosok cowok yang selalu ada disampingnya dan yang mencintainya dengan tulus. Bayangan cinta pertamanya itu selalu memenuhi pikirannya. Sampai akhirnya ia bertemu kembali dengannya. Namun tak seperti yang diharapkannya, cinta pertamanya itu berubah menjadi sosok cowok yang tak dikenalinya. Sementara ia hanya melihat masa lalu, cowok yang mencintainya dengan tulus yang juga adalah sahabatnya itu ternyata sudah dijodohkan dengan perempuan lain oleh orangtuanya. Dunianya tiba-tiba terasa seperti berputar dengan sangat cepat. Satu per satu permasalahan dan tantangan menghampirinya. Kepada siapakah akhirnya hatinya menuju? Apakah sahabatnya? atau cinta pertamanya? Akankah akhirnya bahagia? Temukan jawabannya di sini.
Todos los derechos reservados
#85
justwriteit
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Holla, Hiper! (Complete)
  •  OUR FIRST LOVE [TERBIT]
  • Flat Heart
  • Memory Of First Love [Completed] ✓
  • Sawala [1]
  • Unforgettable, every second of it
  • Mr. Styles (Harry Styles x Kendall Jenner)
  • Candala [2]

[Side's Story of Favorably] Terkadang, rasa cinta yang awalnya indah bisa berbalik menyerangmu. Dan Cinta yang kamu agung-agungkan, bisa memutar balik hidupmu dalam sekejab mata. Setiap manusia memiliki ekspektasi dalam cinta. Berharap terus begini, berharap terus begitu. Tapi, mereka tidak sadar seperti apa jenis harapan yang sedang mereka khayalkan. Mereka tidak tau konsekuensinya. Mereka lupa mempersiapkan diri unruk menghadapinya. Rasa sakit yang bertubi-tubi itu, mencabik-cabik hatimu hingga kamu melupakan fakta bahwa setiap manusia berhak dicintai.[] @TeenlitIndonesia

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido