Ini adalah yang Terbaik (Tamat)

Ini adalah yang Terbaik (Tamat)

  • WpView
    Reads 2,201
  • WpVote
    Votes 1,373
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 21, 2021
Menceritakan perjalanan hidup dari seorang santri dengan berbagai macam problematika yang dihadapinya. Hingga yang Maha Kuasa mempertemukan dirinya dengan seseorang yang perlahan telah mengubah cara pandangnya dalam menjalani lika-liku kehidupan. Yang mengajarkan bagaimana cara mengatasi suatu problematika kehidupan. Yang menurut pemikiran kebanyakan orang itu sesuatu yang buruk, diubah dengan pemikiran "ini adalah yang terbaik", karena Tuhan itu Maha Baik. Hingga mereka berdua menjadi sahabat sejati. . Temukan pemikiran pemikiran itu yang sudah terbungkus rapi di dalam cerita ini . Di dalam buku ini, si penulis mengajak si pembaca untuk pandai dalam berpikir, cerdas dalam berpikir, dan selalu mencari sisi-sisi positif dari setiap kejadian yang ada. Serta meyakini dengan sepenuh hati bahwa ini semua adalah yang terbaik menurut yang Maha Terbaik.
All Rights Reserved
#126
santriwati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ijbar [Selesai]
  • TANDA CINTA BUNYAI
  • LOVE IN PESANTREN
  • Santri Cool
  • Pertemuan di balik Pagar Pesantren
  • Putih (Catatan Walisantri & Santriwati Alumni Pondok Pesantren Gontor
  • BeautifuLight

Aza tak menyangka akan di pertemukan kembali dengan Altha, di saat dia sudah hampir melupakan laki-laki itu. Terlebih fakta mengejutkan, Altha merupakan penerus utama pondok pesantren yang ia tinggali. Aza cukup tahu diri, ia sudah biasa menelan kecewa, egois jika ia tetap menerobos maju di saat dirinya selalu di pandang sebelah mata oleh warga pondok. Namun satu hal yang membuat Aza bimbang, sifat Altha, perilaku Altha, yang berubah drastis dari terakhir kali mereka bertemu. "Cuma kita berdua doang Gus yang di sini?" "Emang kenapa?" "Padahal dulu Gus sering ngingetin Aza kalo kita bukan muhrim, apalagi berduaan kaya gini." "Itukan dulu, sekarang nggak lagi. Saya kaya gini juga ke kamu doang kok." "Sikap Gus yang kaya gini bikin Aza bingung tau." "Simpan aja rasa penasaran kamu sampai saya bisa menjawabnya." ***** Sebenarnya ada hubungan apa di antara mereka berdua? Akankah Aza tetap maju, atau malah mundur menjauh dan tetap berdiri di maqomnya? __________________________________ IG penulis : elkyeee001 Cover by : Cistyart __________________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines