"RINJANI "
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 16, 2021
WpInfo
Fiction
Horror
Rinjani Bumi Jingga, adalah sebuah nama yang diberikan oleh ibunya untuk dirinya yang bermakna meskipun wanita kita harus tetap kuat dan gagah seperti gunung Rinjani namun tetap sangat indah untuk di pandang mata ketika langit mulai berwarna jingga. Kehadirannya yang sudah sangat lama dinanti selama hampir 15 tahun begitu membawa kebahagiaan yang besar bagi kedua orang tuanya, namun seiring berjalannya waktu begitu banyak misteri yang selalu saja silih berganti dan belum lagi sikap Ayahnya yang selalu saja kasar terhadap ibunya membuatnya berfikir apakah kehadirannya adalah sebuah petaka atau memang sebenarnya kehadirannya tidaklah diinginkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • My Duchess / End
  • life of Star Flower (Kalgukjju Au)
  • JINGGA
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Kota Bandung Dan Kita
  • Keluarga di Ujung Senja
  • NAHWU Vs SHOROF

"Ada napas yang tertinggal di masa lalu. Larasati hanya perlu mendengarkannya." Larasati selalu merasa asing di dunia yang ia pijak-seperti ia pernah hidup di tempat yang berbeda, pada waktu yang tak bisa dijelaskan. Dalam diamnya, ia menyalakan lilin... dan dari nyala itu, masa lalu mulai berbicara. Suara-suara dari kehidupan sebelumnya datang perlahan: tentang seorang tabib wanita yang merawat bayi dan jiwa manusia, tentang putri seorang Tumenggung yang tak pernah dikenang sejarah, dan tentang lelaki bernama Raka yang jiwanya terasa begitu akrab. Saat ingatan mulai terungkap satu demi satu, Larasati harus memilih: melupakan semuanya... atau mengikuti bisikan yang menuntunnya pulang. Larasati: "Raka, aku merasa ada yang lebih dari sekadar lilin ini. Sepertinya, mereka membawa sesuatu yang lebih dalam... sesuatu dari masa lalu." Raka: "Aku merasakannya juga. Seperti kita pernah terhubung, meski kita tidak tahu bagaimana."

More details
WpActionLinkContent Guidelines