غلاف قصة JUST BEING ALONE بقلم InnaSymuth
JUST BEING ALONE
  • WpView
    مقروء 241
  • WpVote
    صوت 40
  • WpPart
    فصول 26
  • WpView
    مقروء 241
  • WpVote
    صوت 40
  • WpPart
    فصول 26
مستمرّة، تم نشرها في فبر ٢٤, ٢٠٢١
Ini tentang Karin, seorang siswi SMA yang sudah muak dengan semua orang, terutama keluarganya sendiri. Ia hanya ingin hidup tenang dengan jalan hidup yang dipilihnya. Tanpa gangguan dan kekangan.

Bukan. Karin bukan gadis cantik dan baik hati yang disukai semua orang. Satu kisah masa lalu di hidupnya membuatnya menarik diri dari sekitarnya. Sikap ketus dan tatapan tajamnya 'lah yang selalu menjadi sekat saat orang lain ingin masuk ke dalam hidupnya.

Namun, siapa sangka jika ada orang-orang pilihan Tuhan yang entah secara sengaja ataupun tidak, trerus mengusik hidupnya. Akankah ia mau menerima mereka? Temukan jawabannya di dalam cerita.

***


Hai hai hai, kamu yang singgah ke sini! Semoga suka sama ceritanya yaa😉 tinggalkan vote dan komen kalau kamu suka. Jangan lupa follow juga. See you!
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف JUST BEING ALONE إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#424reminder
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
When the Rain Stops Following Me بقلم rhapsody_Kirishima
75 فصل مكتمِلة
Apa yang kalian pikirkan kala ada sebuah kebahagiaan bersama kedua orang yang paling kau sayangi menjadi terganggu? Mungkinkah rasanya bak seperti hidup di dalam lingkaran musim hujan yang begitu panjang dan disertai petir yang hebat? Akari tak mengerti mengapa alur hidup yang selama ini dia rasakan baik baik saja, tiba tiba saja dirubah oleh sang ayah. Rasa kesal, sedih serta marah bak bercampur menjadi satu seolah pancarona yang membara. Bukan tanpa alasan sebenarnya, bagaimana mungkin taka da sama sekali permintaan ketersetujuan atas sebuah kehendak yang terlihat seperti sebuah ego orangtua yang dilampiaskan. Akari jelas masih bisa terima jika selama ini kehidupan keluarganya nyaris banyak yang miss. Tapi, gadis yang memiliki skill dalam melukis ini sama sekali tidak bisa terima jika suatu saat dia dilempar begitu saja ke sebuah tempat. Meninggalkan segala hal yang selama ini sudah begitu melekat bak memberinya selimuran dari dunia yang nampak tak selalu baik. Aoyama, Kenjiro, klub seni yang selama ini begitu menghangatkan hatinya dengan tanpa aba aba nya harus ia tinggalkan hanya karena ke ego an sisi lain manusia di rumahnya yang begitu megah. Akari benci sekali berada di situasi jika bukan dia sendiri menghendaki semua ini. Ingin rasanya ia berteriak, namun ke siapa? Orang mengatakan bahwa hidup harus terus berjalan walaupun masih penuh dengan badai mengitari? Akari jelas tak bisa menahan semua ini untuk tak terjadi, tapi setidaknya dia selalu berharap supaya suatu hari hujan berhenti mengikutinya. Warning!!!!!!! Jika kalian menemukan bahwa urutan dari cerita ini salah per tiap chapternya, mohon lihat saja angka nya. jujur sekali, aku sudah perbaiki urutan chapternya, tapi teetap saja berantakan. jadi misalnya gini, setelah chapter 42 dan kalian menemukan langsung chapter 52, segera cari urutannya dengan mencari Chapter 43. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya. P.s putar media video nya supaya feel nya lebih terasa kala membaca