ARABELLA  (SELESAI)

ARABELLA (SELESAI)

  • WpView
    Reads 32,937
  • WpVote
    Votes 1,386
  • WpPart
    Parts 64
WpMetadataReadComplete Thu, Jan 12, 2023
🚫Cerita ini mengandung unsur [kekerasan] 🚫🚫dan kata kata [kasar] serta [penindasan] harap bijak dalam memilih bacaan🚫 ☑ Sebagian orang beranggapan kalau mereka harus punya cita cita meskipun pada akhirnya tak tercapai. Tetapi berbeda dengan gadis ini, dia memiliki prinsip yang berbeda dari yang lain. *) kekerasan dan penindasan adalah makanan sehari harinya. Membentuk dirinya menjadi gadis kuat. *) Hingga pada suatu hari dia mengerti tentang indahnya di cintai. Itu adalah hal yang tak pernah dia rasakan seumur hidupnya, dia hanya mampu mendengar kisah orang lain. *) hingga pada suatu hari takdir mengubah segalanya. Menjadi gadis itu wanita yang berguna dan sukses. "Semoga hari ini semesta bosan menindas ku dan dia mau berbaik hati untuk memberikan diriku senyuman" "Kak Gavin itu seperti bulan, tanpa gravitasi dan tak tahu harus berhenti di mana" "Kalau Aku ke kak Alan itu seperti atom. Nggak bisa di bagi bagi, tapi kemungkinan untuk bersatu itu sangat kecil seperti tidak terlihat" Tak mungkin badai terus datang menyerang, pasti akan ada saatnya dimana badai berhenti dan datang sejuta pelangi. Tetap semangat orang hebat
All Rights Reserved
#45
penderitaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Bad Memories
  • DISA | broken
  • Together ✓[COMPLETED]
  • ALEA
  • CAN I SEE YOU AGAIN
  • Arsyilazka
  • ELGITA  (TERBIT)

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~

More details
WpActionLinkContent Guidelines