Gengsi dong 2 [End]

Gengsi dong 2 [End]

  • WpView
    Reads 245,769
  • WpVote
    Votes 49,845
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 5, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Intinya ini kelanjutan cerita Gengsi dong! Ingin menikah, tapi belum punya modal. Si doi juga masih kuliah. Dipaksa jadi CEO, alhasil hobinya ngerusuh. Ini adalah kelanjutan kisah Raffa. *** "Heran gue sama lo, ngikut mulu gue pergi." "Kan gue the power of setan-setan. Gue harus memberantas manusia kayak lo yang fitnah persetanan. Masa iya lo akting kerasukan jelek banget kayak muka lo." *** Penasaran? Langsung masukin perpustakaan cusss!
All Rights Reserved
#226
raffa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raphael [SELESAI]
  • SELA ta KEY [END]
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • BAD RAFA [COMPLETED]
  • Sudut pandang (felisha)
  • Prestige Or Love? [END]
  • GHAVARI
  • RAISA
  • The Devil Boss [TAMAT]
  • THE CLIMB [Completed]

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Raphael, seorang ketua Geng Tevandez yang kokoh, dingin dan kuat ternyata memiliki sejuta luka dan misteri di dalamnya yang bahkan Raphael sendiri tidak dapat pecahkan apa isinya. Dia terlalu menutup diri tentang masa lalunya yang kelam. Tapi sialnya, keadaan menutut Raphael untuk menjelaskan kepingan masa lalu kelamnya kepada Lauren. Dengan ini, tersingkaplah pula jika masa lalu mereka ternyata bersinggungan. Dan seiringan dengan tersingkapnya masa lalu mereka, mereka semakin mendekat. Tapi, sialnya kisah cinta mereka tidak semulus itu. Ada banyak orang yang membenci mereka berdua dan berusaha memisahkan mereka berdua. Bahkan ada di dalam Tevandez itu sendiri. Tidak ada harga yang murah bagi semuanya. Untuk mendapatkan jawaban atas masa lalunya, Raphael harus merelakan cintanya sebagai gantinya. Harus. Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka. Pengkhianatan itu ada. Pengkhianatan itu menyakitkan. Pengkhianatan itu menjijikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines