Menjadi Adik Antagonist Pria

Menjadi Adik Antagonist Pria

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 6, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Namaku Nox anak haram keluarga ternama Aku anak band dan pemain film terkenal yg selalu menjadi sorotan kamera aku melintasi dimensi dan ta sengaja mengambil hati seorang wanita tercantik di kekaisaran cahaya Namaku stans putra kesayangan Raja Dan ratu cahaya Aku pangeran suatu negara yang di damba dambakan para kawum hawa tapi aku hanya mencintai satu wanita aku berusaha mati matian mengambil hatinya tapi dia dengan mudahnya mencintai NOX yang ta jelas asal usulnya Dan sialnya NOX dengan mudahnya mencampakan wanita yang kusuka sungguh aku ingin memotong lehernya jika aku ta ingin di benci asella Namaku asella aku seorang putri satu satunya di keluarga Duke aku terkenal akan kecantikanku bahkan putra mahkota pun tergila gila ingin memilikiku tapi aku hanya mencintai nox walau dia sudah memperingatiku untuk tidak mencintainya tampa tau alasan di balik peringatannya
All Rights Reserved
#563
timetravel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Was The Evil Witch
  • My Duchess / End
  • Villainess Illusion [HIATUS]
  • Dunia Fantasy
  • Slave? I'm the princess!
  • Wasted Princess [On Going]
  • Edgar Vaske
  • cinta pertama ku hanya pada mu
  • My ice girl

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

More details
WpActionLinkContent Guidelines