We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Their Wish

Their Wish

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 25, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Pertemuan tak terduga antara 2 remaja yang memiliki kekuatan dan penderitaan yang sama. Pertemuan pertama mereka diisi dengan tatapan sinis dan mengintimidasi dari sang pria karena Letha menjatuhkan buku yang selalu Miles bawa, hingga mereka bertemu lagi disebuah sekolah dan disatukan oleh ekstrakurikuler yang sama, sering bekerja sama di pelatihan. Namun, tak membuat gadis itu menunjukkan sifat sosialnya, dia masih tetap tertutup dengan semua orang termasuk Miles. Letha masih tidak percaya kalau dia memiliki kekuatan selain itu, karena dia sering di bully oleh teman sekelasnya lah yang menyebabkan dia menjadi tertutup. Akankah Letha bisa menghadapi kelemahannya? Akankah Miles bisa menghadapi traumanya? Apakah mereka bisa menghadapi masa depan yang penuh rintangan? Authors: Ana Risa Edeline Adriella Jakarta, 25 Februari 2021
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Before 180 Days ✓
  • 02; Embrace The Past✔
  • NERD GIRL [TAMAT]
  • Tikungunya
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • ALTHEA [End]
  • Like Him
  • Repui (SELESAI)☑️

Saat Yasa dan Yada masih kecil, mereka adalah saudara kembar yang tak terpisahkan. Dunia mereka penuh dengan tawa, mimpi, dan kehangatan keluarga. Namun, segalanya mulai berubah ketika Yasa pertama kali didiagnosis lupus. Di usia yang masih belia, ia harus menghadapi kenyataan bahwa tubuhnya tak sekuat anak-anak lain. Yada, yang selalu melihat kembarannya sebagai bagian dari dirinya sendiri, mulai merasa takut kehilangan, takut melihat Yasa menderita. Sementara itu, orang tua mereka yang dulu harmonis perlahan mulai retak, perdebatan tak terhindarkan, dan rumah yang dulu terasa aman kini menjadi medan ketegangan. Di antara kesakitan dan ketidakpastian, Yasa dan Yada berusaha bertahan, saling menggenggam erat sebelum badai benar-benar menghancurkan keluarga mereka. Sebelum semuanya hancur, sebelum rumah mereka tak lagi sama, mereka masih punya satu sama lain-setidaknya untuk saat itu. Mampukah mereka mempertahankan keutuhan keluarga, ataukah pada akhirnya perpisahan tetap tak terhindarkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines