99 go to move on

99 go to move on

  • WpView
    LECTURES 63
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., févr. 28, 2021
Kisah ocha yang salah menaruh hati, berujung patah yang tak terobati. Bukan hanya sampai situ, ia merasa beruntung kala mendapati 5 sahabat yang begitu membantu. Satu diantaranya Rangga, menurut ocha, pria itu yang paling membantu kala ia benar benar terpuruk. Bahkan berahir tumbuh pula rasa yang tak seharusnya ada. Dalam 99 hari itu, banyak yang harus ocha korbankan, salah satu nya perasaan atau pertemanan. *** "Gue patah hatii ranggaaaaaaa!!!!!! " Disamping danau, saksi bisu tepat dari 12 tahun yang lalu, dimana kisah rangga dan ocha berawal. Rangga menatap nanar mata kosong ocha, kantung mata yang menghitam, bibir yang biasa terlihat begitu menarik kini putih pucat bak tak bernyawa. "Kurang dari 100 hari gue pastiin lu move on cha! " Ucapnya mantap. "Wah beneran ga? " Mata ocha berbinar menatap rangga. "ya, mungkin 99 hari cha! " Rangga mengacak rambut ocha yang kini tengah mendengus kesal seraya terkekeh.
Tous Droits Réservés
#937
brokenheart
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Rangga Sasya
  • Maaf' (Revisi)
  • Ketos Milik Aqila
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • DIA PERGI?!
  • Bahagia & Luka (END)
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • My Sweet Enemy
  • NAYANA (Revisi)

"Terus gue harus gimana Sya? Gue kan nggak suka sama Rara Rara itu." Ujar Rangga. Ia memutar bola matanya malas. "Ya tapi seenggaknya lo bersikap baik ke dia." Ucap gadis itu. Rangga mendengus sebal. Terus setiap ketemu Rara ia harus salto gitu? "Gue bisa bersikap baik ke sahabat lo itu." Ucap Rangga setelah mereka lama terdiam. Ah! Akhirnya Rangga menemukan secercah harapan. "Nah gitu kan bisa-" "Asalkan lo jadi pacar gue." Lanjut Rangga memotong ucapan Sasya. "What!" Pekik gadis itu. **** Ini sebuah kisah tentang Rangga, Sasya dan Rara. Disarankan follow terlebih dahulu sebelum membaca:*

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu