Teduhan Hujan

Teduhan Hujan

  • WpView
    OKUNANLAR 89
  • WpVote
    Oylar 21
  • WpPart
    Bölümler 3
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Paz, May 9, 2021
ᝰ ‧₊TEDUHAN HUJAN kelak akan ada satu musim. di mana kita merindukan suara-suara memikatnya hujan, angin basah, dan pelukan-pelukan sembunyi-sembunyi di dalam satu payung. hujan, gemar memaksa rindu mengingat kenangan. menunda hingga rindu tak terungkapkan. kini kita merekam perjalanan dari sunyi ke bunyi, dari nyanyi ke nyeri. suara langkah kaki ke jejak kaki yang akan pergi. Dinding dan langit langitnya berwarna putih. Tinggi nya sekita empat meter, hanya ada dua perabot di tengah ruangan. Satu kursi lipat di duduki seorang perempuan muda yang cantik parasnya. Dia mengenakan pakaian berwarna kream dan memegang buku tulis yang sedikit tua, dan perabot lain nya adalah sofa pendek berwarna coklat kemerahan. Perempuan itu tersenyum ketika membuka halaman demi halaman sambil membaca tulisan yang dulu pernah menjadi saksi hidupnya. Buku itu yang akan menceritakan kepada kalian semua "Nama ku Sadyla" ia memulai ucapan nya dengan senyuman manis nya - Tentang Hujan #Sadylastoryvals
Tüm hakları saklıdır
#78
galaxy
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Rainangkasa #2 [END]
  • OUR HAPPINESS?
  • KAYLA : I DESERVE TO BE LOVED
  • The Rain
  • Tarian Musim Hujan
  • THE CLIMB [Completed]
  • Jangan Datang Hujan (TERBIT)
  • ARKASYA
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Langit Setelah Hujan [END]

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi