Kumpulan Mimpi

Kumpulan Mimpi

  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, feb 27, 2021
Akhir-akhir ini, kira-kira udah sekitar 2 bulanan tidur gw nggak tenang alias selalu dapet mimpi yang super aneh, random bahkan nyeremin. Bahkan setelah bangun badan bukannya seger tapi malah capek, napas ngos-ngosan bahkan gemeteran. Setiap mimpi yang gw dapet pasti gw selalu ceritain ke pacar dan kebetulan dia anak fakultas psikologi, jadi menurutnya gw yang selama ini mimpi aneh dan cenderung ke mimpi buruk adalah salah satu bentuk trauma yang gw sendiri nggak sadar. Maksudnya, gw kira tuh "Oh itu biasa aja" tapi ternyata itu salah satu dari trauma dan gw berusaha untuk deny, makanya ke recall terus pas tidur dan voila.... muncul deh mimpi buruk! Pacar gw menyarankan untuk nulis semua mimpi-mimpi gw, siapa tau ada benang merahnya? Hahaha. Gw disini cuma mau nulis-nulis aja sih. Nggak berharap bakal ada yang baca atau gimana-gimana. Tapi kalo kalian nemuin ini dan tertarik buat baca, enjoy ya! Let's be friend :) PS, Gue cuma nulis mimpi yan gw inget aja, mohon maaf kalo emang bener-bener random, aneh dan nggak jelas. Endlesslove, T.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lonely Tomorrow
  • Langkah Dalam Kebetulan
  • MIMPI KAMU: PROLOG
  • STARTING TO GET OBSESSED
  • Until I Found You [END]
  • Creepypasta
  • AGRHANA [tamat || terbit]
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Cinta Itu Polos?
  • DREAM?

Kala sinar sang surya kembali menampakan dirinya setelah bersembunyi lama di balik ribuan awan di langit abu-abu. Kini ia kembali menampakan sinarnya yang menyorot langsung ke wajahku yang sedang tertidur. Aku membuka kedua mataku perlahan dan kulihat sinar sang surya sangat terang hingga membuatku merasa silau. "Tidurmu nyenyak?" Suara yang terdengar berat dan lembut itu menyadarkanku. Singkat aku mengerjap guna memulihkan kembali pandanganku yang sempat memburam. Kemudian samar-samar senyuman terukir tipis di wajahku tatkala sudah kulihat jelas wajahnya yang sedang duduk di depanku, tengah memandangku dengan senyum manis nan tampannya. Memiliki kulit putih bersih, rambut hitam lebat, alis tebal, dan mata cokelat indahnya... itulah dia. Kami saling melempar senyum serta saling menatap lekat satu sama lain. Hanya ada kami di sini, di kelas yang kosong pun sunyi. Sunyi yang menenangkan sebab hanya ada kita berdua di dalamnya. Namun, ini hanyalah mimpi. Mimpi yang sangat indah dan seolah tampak sangat nyata. Kau ada di sini, tepat di depanku, memberikan senyum manismu padaku, tapi aku tak dapat menyentuhmu. Kau tampak nyata padahal sebenarnya kau hanyalah ilusi semata seperti sebuah lukisan indah di dalam air yang jika disentuh dengan seujung jari maka hilanglah sudah lukisan indah itu. Lenyap, tak tersisa. Kau bagai embun yang hanya muncul sesaat di pagi hari lalu menghilang saat matahari menyinari bumi. Begitulah dirimu. Setiap mengingat momen-momen indah bersamamu saat masa remaja, membuatku selalu merasa seperti kembali ke masa itu. Di masa kita saling mengenal dan melakukan banyak hal bersama. Aku ingin kembali ke masa itu dan kembali mengingatmu. Ya dirimu, yang entah kapan akan kembali. [ cover by : Pinterest ]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido