IRISAMAR
  • WpView
    Reads 522
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 24, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Iris dan Ammar. Dua jiwa yang di mata kasar mungkin di satukan namun mata hati mereka sahaja tahu bahawa penyatuan mereka boleh membawa satu kesudahan yang tidak berpenghujung. Satu ikatan tidak membawa makna yang ia akan mengikat dua hati yang inginkan pengakhiran yang berbeza. Mungkin pengakhiran yang Iris inginkan ialah satu yang dia impikan sejak dulu namun tidak bagi Ammar. "Is that it? Sebab cinta? Ini arranged marriage Iris. Love is not even important on this matter." Dia tersenyum sinis lalu menggelengkan kepala. Hatiku retak sedikit mendengar kata-katanya. "Abang. Iris tak tahu apa yang ada dalam prinsip hidup abang tapi perkahwinan ini berbeza di mata Iris. I want to marry a man who will cherish me and love as me who I am. Bukan sekadar berkahwin seperti tertulis di dalam kontrak. I never had a love life maybe because I expect too much in it. I am way too careful in love and it's already been 24 years. Iris tak nak sia-siakan apa yang Iris cuba pilih dan jaga dengan hati-hati for this." "Well then I guess we are not in the same boat Iris."
All Rights Reserved
#5
ongoing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adriana Raisa
  • Cruel LOVE !  [E-Book]
  • Jika Kau Yang Memiliki || COMPLETE
  • Istimewa Kasih Sayangmu [Complete]
  • [𝐂] 𝐃𝐄𝐀𝐑 𝐂𝐈𝐊𝐆𝐔 |
  • DUDA [Dia Untuk Diri Aku]
  • BUNGA TERAKHIRKU ( salahkah terus berharap?)
  • Mr. A.H.  [Bakal Terbit]
  • [COMPLETED] Bukan Suami Tipikal

"Adham... kalau kau tahu betapa aku masih tunggu kau untuk kembali dan kenapa kau pergi tanpa sebarang kata?"- Adriana Raisa "I'm sorry... I never meant to break you. But I had no choice." - Marteen Adham Tahun 2019 adalah tahun terakhir mereka berbual. Tiada pergaduhan, tiada alasan cuma satu hari Adham hilang dari hidup Adriana, seperti bayang-bayang yang lenyap ketika mentari terbit. "Aku masih tunggu kau, Adham. Masih harap satu hari kau akan muncul, bawa semua rasa yang pernah kita janji." - Adriana Raisa Adriana tidak mampu melawan keputusan keluarga. Hatinya masih milik Adham, tapi dia dipaksa memilih antara setia pada masa lalu atau reda pada takdir. Dan itulah saat dia bertemu Ilyas seorang lelaki yang tidak menjanjikan cinta, tapi menawarkan perlindungan. "I tahu... you masih ada orang lain dalam hati you. Tapi kalau you benarkan, I nak jadi seseorang yang boleh buat you rasa selamat. Bukan hari ni, bukan esok... tapi bila you dah sedia." - Syakir Ilyas "I can't give you my heart, Ilyas. Sebab hati I masih luka." - Adriana Raisa "I tak minta hati you, Adriana. I cuma nak ada di sisi you... sampai satu hari nanti you mampu senyum tanpa rasa sakit." - Syakir Ilyas Adham? Dia tidak pernah kembali. Tapi kenangannya kekal dalam setiap malam yang Adriana tangisi. Dan Ilyas, dia tetap ada diam, setia dan sabar menunggu luka yang bukan dia cipta untuk sembuh satu per satu. Ini bukan kisah cinta tiga segi. Ini kisah tentang kehilangan, tentang penantian, dan tentang seorang lelaki yang datang bukan untuk menggantikan cinta lama, tapi untuk memulihkan hati yang hampir musnah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines