jodohku kepentok janda

jodohku kepentok janda

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 1, 2021
Menikahi seorang janda bagiku bukan sebuah aib atau hal buruk,melainkan sebuah tantangan yang luar biasa . Vikcy : "Apakah kau bersedia menikah denganku sifa lhara?". Sifa :"Berfikirlah seribu kali mas,sebelum kamu menyesal di kemudian hari!". Aku benar benar sadar dan yakin dengan pilihanku, walaupun sifa sudah mempunyai dua anak dari buah pernikahan terdahulu itu tidak membuat nyaliku menciut! Vikcy :"besok aku bawa kamu menghadap kedua orang tuaku sebagai bukti bahwa aku benar benar serius sama kamu ". Meskipun banyak RUMOR dan OPSI menikahi status seorang janda di nilai sebagai kesalahan besar! dan hanya akan membawa pada kesengsaraan itu tidak akan merubah semua keputusan saya saat ini!karna niat saya menikah dengan tujuan baik dan di landasi dengan kesadaran dan cinta.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Salah Karma [Terbit]
  • ArKa (End)
  • Soulmate (SEBAGIAN PART DI HAPUS KARENA SUDAH TERBIT)
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • My Reason of Love (Selesai)
  • My Husband Is A Cold Man
  • WHEN DESTINED (END)
  • Darsa (END)
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]

TERSEDIA DALAM VERSI PDF Definisi terbaik dari istilah 'Jodoh' itu apa? Jika menikah = Bertemu jodoh, Seharusnya aku tidak menjadi janda dua kali! Aku tahu, Baik buruknya perbuatan manusia akan selalu menemukan balasan. Tapi mengapa balasan yang aku dapat sesakit ini? Padahal yang selalu ku berikan adalah Cinta. Hingga pelan-pelan aku menyadari, Takdir membawaku pada kenyataan, bahwa setiap hal yang terjadi adalah pembelajaran, bukan karma. _____________________ "Ini bukan akal-akalan kamu untuk balas dendam padaku?" Selidikku. "Aku tidak tertarik bermain-main dengan wanita hamil. Pulanglah! Besok jangan sampai terlambat." Yah, sepertinya ini sudah menjadi jalan hidupku. Kembali berhadapan dengan Bagas Cipto mantan suamiku. Tidak ada pilihan lain, aku hanya perlu berdamai demi mendapat tambahan penghasilan. Minimal bisa mencukupi untuk biaya kelahiran anakku beberapa bulan lagi. Dan aku berharap. Bagas bisa memperlakukanku dengan sebagaimana mestinya. Aku hanya ingin menjadi karyawan biasa di sana, tanpa perlu disangkutpautkan dengan masa lalu antara kita.

More details
WpActionLinkContent Guidelines