Story cover for Dead by R3Jasmin
Dead
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Feb 27, 2021
Hidup yang sempurna tentu sangat diinginkan semua orang, berada di tengah keluarga yang harmonis dan kaya raya, memiliki sahabat-sahabat yang pengertian dan baik hati, serta kekasih pujaan yang sangat mencintainya. Siapa yang tidak menginginkannya? Seperti hidup dalam sebuah mimpi. 

Alina memiliki semua itu. Betapa beruntungnya ia dikelilingi oleh orang-orang terkasih. Namun, tiba-tiba saja keberuntungan itu lenyap seketika. Gerbangnya roboh, dinding temboknya yang tinggi dan tebal telah runtuh, rata tiada bersisa. Ia kehilangan semuanya dalam sekejap. Ada apa? Apa yang terjadi? Tragedi-tragedi berdarah pun berhamburan, tiada beraturan, meninggalkan sesak luka yang mewarnai, sebab yang hidup akan mati, di ambang waktu yang tak abadi.
All Rights Reserved
Sign up to add Dead to your library and receive updates
or
#37dead
Content Guidelines
You may also like
The Secret of Ice Girl [Selesai] by azureblz_
50 parts Complete
Orang mengiranya sempurna tanpa cela, melihat dia yang bak tak ada bandingannya, namun tahukah mereka, jika tidak ada hal yang sempurna di dunia ini? Begitupun dengan dia, si gadis misterius dengan sejuta rahasianya. Tidak ada yang tahu pasti siapa dirinya. Tapi mungkinkah dia adalah tangan kanan kematian? ________ Ini hanya sebuah cerita remaja yang dibalut aksi. Menceritakan tentang seorang gadis cantik, bermimik datar, bernetra abu-abu, dengan kepribadian dingin yang memiliki segudang rahasia yang tidak banyak diketahui orang. Dia yang kemudian bertemu dengan pria tampan, pemaksa, bernetra hitam pekat dengan sifat dingin dan ciri urakannya. Pria yang tertarik dengan gadis misterius dan lebih dingin dari dirinya sendiri, sejak tatapan keduanya bertubrukan. Perasaan aneh yang menariknya untuk terus mendekat dan mendekat. Namun mampukah mereka bersama, dengan sifat yang sama-sama dingin? Apakah kehangatan di dalam kedinginan itu benar adanya? -Mampukah dirimu menutupi semua kegelapan itu sendiri? Nyatanya, kegelapanmu sudah tertelan oleh semua rahasiamu. Tetapi, aku menyukainya .... ~~ WARNING! Mengandung adegan gore, brutalisme, kata-kata kasar, misteri, thriller, teka-teki dan love---walaupun minor---dalam satu wadah cerita. Ambil yang baik, dan jangan tiru yang buruk. Semoga cerita ini bisa menambah pengetahuan kalian yaa:) Yang nggak suka sama adegan berdarah tapi kepo sama cerita, saya tidak menyarankan untuk mampir mending nggak usah deh, serius✌️ PEMBACA HARAP BIJAK❤ Cover by: Azureblz_ Start: 22 Oktober 2019 Finish: 05 Desember 2020 Highest Rank🏅: #1- Laga [26.12.20] #1- Aksi [27.10.20] #1- Hacker [12.12.20] #1- Thriller [01.01.21] #1- Mystery [14.03.20] #2- Fiksiremaja [11.01.21] #2- Psikologi [22.12.20] #2- Tekateki [01.01.21] #2- Teenlit [05.03.22] #3- Misteri [25.01.21] Happy reading kalau suka jangan lupa buat follow, vote and comment. Mau vote setelah baca juga nggak apa:)
You may also like
Slide 1 of 10
DOSA DIAM cover
Guess Who's The Psycho [S1] - SUDAH TERBIT cover
Gadis Misterius (PROSES REVISI) cover
Live Like Death cover
ALGENTA cover
Lolipop berdarah cover
The Secret of Ice Girl [Selesai] cover
Entangled cover
Dinding Sunyi cover
You Make Me Change ✔ cover

DOSA DIAM

5 parts Ongoing

Di balik pagar tinggi dan lantunan ayat yang terus mengalun, ada tempat yang tampak damai. Setiap hari diatur oleh jadwal yang sama, suara azan yang memanggil, dan wajah-wajah yang seolah tenang. Tapi ketenangan tak selalu berarti aman. Beberapa datang ke tempat itu untuk mencari ilmu, sebagian untuk mencari arah. Namun ada yang datang membawa beban yang tak kasat mata, beban yang tak bisa ditinggal di luar gerbang. Di dalam kamar-kamar sempit dan lorong-lorong yang tak pernah benar-benar sepi, sesuatu mengintai. Bukan sosok. Tapi perasaan. Tekanan. Dendam. Dan rasa bersalah yang tak pernah padam. Apa yang terjadi di masa lalu seolah terkubur rapi. Tidak ada yang berani membicarakannya, apalagi menanyakan. Tapi diam tidak pernah benar-benar memadamkan kebenaran. Ia hanya menundanya... sampai waktunya tiba untuk muncul dalam bentuk yang tak terduga. Dan ketika suara-suara samar mulai terdengar saat malam tiba, ketika tatapan menjadi dingin dan doa-doa terasa hampa-seseorang tahu bahwa tempat itu tidak lagi menjadi tempat berlindung. Tapi medan perang yang sunyinya bisa membunuh siapa saja yang memilih tetap diam.