Rose White "NamMin"

Rose White "NamMin"

  • WpView
    Reads 776
  • WpVote
    Votes 136
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 17, 2023
WpInfo
Fanfic
BTS
Hanya setangakai bunga mawar putih yang menjadi saksi berdarah, yang terjadi di sebuah kota dengan sedikit penduduk. Tapi kejadian tragis itu selalu tidak dapat di ungkapkan, karena minimnya bukti juga saksi. "Tidak ada yang bisa menghalangi kematian kapan akan datang. Jika kau merasa mampu, maka hentikan aku." Warning!! 21+ akan ada adegan kekerasan di dalamnya. 27,02,2021
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dead or Alive [Kim Seokjin x Moon Byulyi] (COMPLETE) ✅
  • PSYCHO GIRL || You're Mine!
  • bloods sweet (Vampir(sweet blood))
  • Two Side Of You
  • Secrets Jeon ✓
  • Pria Dari Poster [Kv]
  • Mirror Village
  • [✓] U TAKE MY EVERYTHING; Stay Alive (TaeKook) (SELESAI)
  • The Eagle
  • Look At Me ✔

- Moon Byulyi & Kim Seokjin - Ada dua hal yang ditakuti oleh manusia, yaitu masa depan dan kematian. Namun hal itu tidak berlaku pada wanita bernama Moon Byulyi, yang sudah terbiasa hidup berdampingan dengan maut yang bisa saja mencelakainya sekarang maupun dimasa depan. Begitu halnya dengan Kim Seokjin, pria dingin yang memiliki kaki setegak karang dan bahu sekuat baja, tak peduli seberapa banyak sesuatu menerjangnya karena dia akan selalu bertahan dari maut dan kematian. Mereka berdua dipertemukan dalam sebuah penyamaran dan misi rahasia yang berbahaya, Kemudian menyadari bahwa tak ada yang lebih berbahaya daripada perasaan mereka. Perasaan yang tumbuh tanpa direncanakan, tanpa dipikirkan, tapi berhasil membuat mereka mengerti arti cinta dan hidup yang sesunguhnya. Hingga suatu saat, kenyataan dimasa lalu menghancurkan segalanya. Saat semuanya terungkap, dunia mereka akhirnya runtuh. Tak ada satupun yang sanggup menyatukan puing-puing kehancuran, kecuali mereka. -Moonstar1992-

More details
WpActionLinkContent Guidelines