Maryam Karimova

Maryam Karimova

  • WpView
    Reads 269
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 11, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Rasanya engkau pernah menaruh asa. Rasanya pula engkau pernah menaruh rasa. Rasa cinta, sayang, dan apalah. Intinya sama, engkau ada rasa. Ada kalanya rasa seiring asa. Dan kala itu engkau bisa benar-benar bahagia, rasa dan asa melangkah seiring kata. Lalu, bagaimana bila sebaliknya? Rasa dan asa seolah bertolak belakang, laksana kutub selatan dan utara. Laksana timur dan barat. Teramat jauh jaraknya. Sekian waktu habis demi menempuhnya. Sekian angka biaya terkikis demi menggapainya. Dan belum tentu bersua juga. Namun, laksana kalimat "berpaling bukan berarti membenci". Terukir asa, kian bersua Arktik dan Antartika walau entah kapan adanya. Bila perlu juga yang lainnya. Berpadu dalam satu ikatan laksana Mahabenua Pangaea yang katanya hadir di zaman dahulu kala. Biarlah saat ini terbentang jarak sekian angka, asalkan di kemudian hari bersua. Lalu, terikat erat dan tak terpisah lagi. Begitulah kira-kira. Maksim. Telah sekian jarak ia meninggalkan negerinya. Menyatakan selamat tinggal pada pulau seberang Negeri Matahari Terbit. Melalang jauh ke negeri paling selatan benua. Menyemai asa, semoga selamat diri dan keluarga dari marabahaya. Tidak mengapa berteman nestapa, asal ia juga segenap keluarga Lee lainnya tak berteman ancaman bahaya. Di negeri baru, perihal tak lantas berlalu. Perihal juga tak hadir atas serangan musuh. Rekan semarkas pun bisa turut menghadirkan perihal. Apalagi bila perihal itu menyangkut agama. Keluarga Lee mengangkat kaki lebar-lebar bukan semata menyelamatkan diri. Mereka berpaling demi menjaga agama yang diukir indah dalam hati. Dan di negeri barunya, di negeri mayoritas agama Islam yang dianutnya, justru perihal baru tiba bersemi. Maryam Karimova, nama yang turut dalam perihal. Tak terbersit namun terutarakan. Ia tak sekadar perihal rasa, namun juga asa yang hadir tiba-tiba. Ia menantang hasrat diri, seberapa kuat mengorbankan rasa. Lalu, bagaimana bila rasa itu telah hadir di keduanya?
All Rights Reserved
#167
korea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • My Duchess / End
  • Tak Sejalan
  • KOMAR.
  • Elementum
  • Hoping For More Good Days
  • The Right Our Fate
  • Ashita :  The Warrior Of Spirit
  • Behind Our Eyes

Sebutan wanita rendahan yang orang lain sematkan padanya tak membuat gadis itu menyesali keputusannya. Awalnya ia berpikir demikian, sampai di mana dirinya bertemu dengan sosoknya yang bagai hutan luas. Memberikan kesan tenang diawal, namun menyesatkan saat terlalu jauh melangkah. Perasaan gelisah menghantui seolah pohon-pohon itu siap menelannya dalam keterpurukan saat tak menemukan jalan pulang. Hanya ada hijau, seperti sorot matanya yang begitu dalam. Tak sampai di situ, rentetan kejadian tak terduga yang mengubah hidup dan cara pikirnya membuat Widari menyesali pilihannya. Kata 'andai', hanya sebatas kata yang tak bisa tercapai. Kehilangan orang-orang terkasih membuatnya tersadar, kini hidupnya tak lagi berarti. Keegoisan untuk hidup berdasarkan pilihannya sendiri kini ia sesali. Sosok baru datang. Seorang yang tempat asalnya masih abu-abu, sosok yang tak bisa Widari nilai dengan mudah, punggung lebar yang berdiri di hadapannya, melindunginya tanpa alasan yang jelas, mencoba menerobos masuk tanpa ia beri kesempatan. Hingga akhirnya memilih berakhir, mengakhiri takdir menyedihkan bersamanya dalam keputusasaan dan kehilangan... ____ ____ ● Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari oleh penulis. ●Semua dalam cerita hanya fiksi semata dan tak ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli seseorang. ____ ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA, BERUPA VOTE & KOMEN~ ----- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk dinikmati dan tidak untuk menyinggung pihak mana pun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ----- PERINGATAN! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN! PLAGIAT HARAP MENJAUH! ___ NOTE : JIKA TIDAK MENYUKAI WATAK KARAKTER DALAM CERITA INI DIPERSILAHKAN UNTUK BERHENTI MEMBACA ATAU BACA CERITA SAYA YANG LAIN. ____ Publikasi: 15-05-2024 ____ Pictures: Canva & AI

More details
WpActionLinkContent Guidelines