Nayla (Slow Update)

Nayla (Slow Update)

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 28, 2021
"Aku tau kamu mencintai dia kan? "Pertanyaan yang terlontar begitu saja dari mulut nayla dengan air mata yang terjun bebas ke pipi mulus nya. Rio tertegun, dia masih memikirkan perkataan istrinya, memang benar dia mencintai orang lain selain istrinya, wanita yang mnemaninya di saat nayla hilang bagaikan di telan bumi selama 1thun lamanya, dia bgtu terpukul di saat istrinya menghilang, tida ada kabar sedikitpun darinya, di saat dia sedang pusing dengan anaknya yang salu menanyakn di mana ibunya datanglah dina wanita yang sekarang ini ia cintai, tapi rio masih bingung apakah dia mencintai Nayla(istri sahnya) atau dina prempuan yang datang di saat nayla menghilang tnpa kabar. Ini pov nya nayla ya guys. #ini riel cerita pemikiran autor. #dilarang menjiplak Budayakan sesudah membaca vote ya!
All Rights Reserved
#351
nayla
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf, Cakra!
  • Semesta untuk sean
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Consider me [END]
  • perfect love
  • Tergoda Setelah Kaya
  • Dear Hubby
  • Istri Cadangan
  • Until I Found You [END]

🐥Please vote setelah membaca🐥 "Mungkin bagimu pernikahan kita tidak ada artinya, Tapi bagiku pernikahan ini sangat berharga, meskipun didasari oleh perjodohan dan tidak ada cinta didalamnya." lirih Cakra Zalendra menatap istrinya lekat "Jadi mau kamu apa? Aku tidak mencintaimu dan tidak akan pernah, didalam hatiku ada seseorang yang ku inginkan untuk jadi suamiku dan itu bukan kamu." kata Nafisa Zavira tanpa menoleh sedikitpun pada lelaki yang saat ini menjadi suaminya "Aku tidak menginginkan sesuatu yang berat. belajarlah mencintaiku, Jadilah istri yang baik untukku, kamu pikir aku mencintaimu? Tidak sama sekali, tapi aku menerima pernikahan ini dengan ikhlas" sang suami menunduk, bulir air mata lolos begitu saja melewati pipi "Menurutmu itu adalah hal yang mudah, bagiku sangat sulit, Aku akan tetap melaksanakan tugasku sebagai istri, tapi aku tidak yakin untuk mencintaimu." Nafisa mengelus pipi suaminya. diseka air mata itu "Ya. setidaknya kau masih mau menerima pernikahan ini." Cakra tersenyum "Setidaknya untuk saat ini." Nafisa menatap wajah sang suami lekat. Cakra mengangguk Bagaimana kelanjutan kisah perjodohan Cakra dan Nafisa? Apakah akan ada cinta yang hadir di hati Nafisa untuk suaminya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines