Saturnian

Saturnian

  • WpView
    LECTURAS 531
  • WpVote
    Votos 142
  • WpPart
    Partes 21
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, abr 14, 2021
Ini cerita mereka berdua, dua insan penuh luka yang mencari satu kata dalam hidupnya, rangkaian huruf dalam sebuah kamus yang belum mereka temukan apa jawabannya. Oleccia Adrienne Virginia, gadis yang sudah dipenuhi luka sejak kecil, karena harta dia menderita dan karena harta pula dia berusaha untuk mengubah hidupnya. Ditemani pria kecil yang tumbuh bersama dengan rasa sakit, Arasya Viondra. Dia berjuang mendapatkan cinta dan apa yang dia usahakan selama ini. Arion Kanaka Ekadanta, teman kecil Oleccia, pria yang berhasil mengubah kesedihan Oleccia menjadi sebuah tawa. Tak ada yang tahu luka yang disembunyikan, menjadi pria membuatnya harus pandai menyembunyikan luka dan air mata. Hanya gadis kecil itu yang dia butuhkan sekarang, penopang hidupnya, alasan kuatnya, dan tujuan hidupnya. Sanggupkah mereka bertahan untuk mendapat jawaban itu? Jangan lupa follow, comment, vote. Dan terimakasih sudah baca💜
Todos los derechos reservados
#41
pasrah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nathalea
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • Selamat Tinggal Luka (END)
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Goodbye
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Semua Tentang Luka [ END ]
  • TRAUMA
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • KEYSHA
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido