Candramawa

Candramawa

  • WpView
    Odsłon 6
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 1
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja niedz., lut 28, 2021
Chenet... Seorang anak dari dua penyihir terhebat sepanjang masa. Quzer Lembayung dan Lefi Calista. Lahir pada tahun yang sama yaitu 1980 dan menikah serta memiliki anak pada tahun 2000. Pada saat Chenet berusia 7 tahun, ia ditinggalkan oleh kedua orang tuanya untuk selama-lamanya tanpa sebab yang pasti. Chenet kecil lalu diadopsi oleh seorang pria yang tak memiliki istri ataupun anak. 10tahun berlalu, umurnya sekarang telah menginjak 17 tahun. Tepat setahun yang lalu, orang tua angkat Chenet meninggal karena penyakit yang dideritanya. Meninggalkan sebuah rumah dan beberapa harta kepada diri-Nya. Pada suatu hari sebuah surat datang dan mengungkit tentang menghilangnya kedua orang tuanya cuman iseng doang. sorry kalo bahasanya aneh and for typo's. bakal diedit kalo inget🖤
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Rainbow
  • Real Power - [END]
  • Homesick [END]
  • 𝐊𝐄𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 : 𝐎𝐛𝐬𝐞𝐬𝐬𝐢𝐨𝐧 𝐎𝐟 𝐋𝐨𝐯𝐞
  • Masih Kamu,Bukan Kita
  • Pesan Dari Athena
  • Arfa dan Zena
  • BINTANG AKSENA (End) ✓
  • YOU'RE CHANGE - CHENNING
  • Orange Maple » Chenle X You
Rainbow

''Chandra memang ingin melihat indahnya dunia, tapi jika dunia itu Chandra lihat tanpa kehadiran Mama rasanya akan sakit.'' -Chandra. Kehidupan kejam telah memisahkan Chandra si pemuda tunanetra dari sang ibu melewati gerbang maut. Sambil mengantarkan sepasang bola mata dengan harapan agar sang anak mampu melihat indahnya dunia jika sang ibu memberikannya pada Chandra ketika nyawa tak lagi berpihak pada sisa waktunya. Naas, harapan sang ibu tidak terkabul, bukan indahnya dunia yang Chandra dapat, melainkan dunia yang telah hancur menjadi sejuta kepingan kaca yang menusuk relung batinnya. Tak di sangka kepergian sang ibu membuatnya terluka tiap saat. Ia terluka berkat kata-kata hina yang terlontar dari lingkungannya. Dirinya pula terluka karena perundungan, pengasingan, serta hukuman yang di dapat pada tiap inci tubuhnya. Luka dari orang terdekatnya terutama pada rumah yang terlalu rusak untuk ia perbaiki saat ini. Bagaimana kisah perjuangannya? Mohon di simak cerita selanjutnya setelah kamu follow, bercandaa :)

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści