Ruang Aksara

Ruang Aksara

  • WpView
    Reads 132
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 8, 2021
Sebuah maha persembahan hati, didedikasikan untuk mu yang tak pernah terdeskripsi dalam larik puisi. Setelah senandika diksi usai, diriku masih berafeksi dengan penuh kesadaran. Tanpa ragu aku menatap mu, kornea mata mu seperti pijaran bintang. Sungguh mempesona ciptaannya. Sekali lagi, Senyum mu dengan ciri lengkung khas yang hanya dimiliki wajah embun disertai tatapan netra mu yang berpendar. Sungguh.... Ini yang disebut,... "pesona candu ku, yang hanya dimiliki oleh dirimu" Jemari yang bertaut seakan ingin menggenggam namun angan tak tergapai kan. Mimpi yang menjadi harapan, ku gantungkan tanpa goyah. Dan ku sebut dalam doa, bisik ku dari bumi. Terdengar hingga ke langit. Mari bersama melintasi waktu, menyambut arunika hingga swastamita tiba. Berkelana dengan arah pasti, menghabiskan waktu dengan peristiwa bahagia, sampai terucap Alhamdulilah. Kalau begitu, mau kah kamu melengkapi kisah ku ? Kisah ini terangkum dalam beberapa bait yang akan menarik sudut pandang setiap pembacanya. Dan teruntuk kamu, para pembaca [ Ruang Aksara ] bisakah kamu meluangkan waktu,untuk membaca kisah yang ku persembahkan ? Jangan lupa vote ya ⭐ Jadilah pembaca yg bijak, yaitu orang yang mampu menghargai para penulis saat mempersembahkan sebuah karya. Yuk membaca ! Tingkatkan minat baca, agar melek literasinya. Sekian, Terima kasih ❤️ M A D A F F A Ruang Aksara 📝Akan upload , setiap Minggu ~
All Rights Reserved
#187
diksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KHALISA🖤
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Our Love Story
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • Langit Malam
  • DEARWA [END]
  • Cassandra✔✔
  • After My Prayed
  • ALONE

⚠️ BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA YAH KAWAN-KAWAN⚠️ ⭐JANGAN LUPA VOTES⭐ ⭐JANGAN MENJADI PEMBACA GELAP⭐ Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh... Hello Everybody Selamat datang di cerita pertama saya dan pengalaman pertama saya menulis sebuah cerita Jadi mohon maaf jika ada kesalahan Karena manusia tidak luput dari kesalahan :) . . . "Guss...." Ucap Khalisa dengan mata berkaca-kaca siap untuk jatuh "Apa tidak ada sedikitpun rasa cinta untukku yang sudah mencintai gus selama 2 tahun ini" Lanjut Khalisa dengan air mata yang hampir jatuh Semua orang diruangan terdiam mendengar perkataan khalisa "Tidakk, Lillahi Ta'ala saya tidak pernah menaruh hati kepadamu Khalisa" Ucap Gus Hanan dengan tangan mengepal kuat "Aku mencintaimu Gus" Ucap Khalisa yang tidak dapat membendung air matanya yang terjatuh di pipi cantiknya "Menjauhlah Khalisa, Karena saya telah menemukan tulang rusuk saya dan itu bukan kamu" Ucap Gus Hanan dengan tenang "Tapi Semua perlakuan Gus Hanan kepada ica selama ini? Apa Gus tidak berpikir telah membuat ica menaruh hati pada gus?, Kenapa? Kenapa Gus Hanan memberi ica harapan seolah-olah gus menyukai ica selama ini! kenapaa?" Teriak Khalisa sambil menangis tersedu-sedu "Hapus rasa cintamu kepada saya, karena saya akan menikah beberapa hari kedepan! Tidak kah kau malu mengutarakan cintamu di depan calon istriku!" Seru Gus Hanan dengan tegas . . . Bagaimana Perasaan Khalisa, Akankah Khalisa Bertahan atau Melupakan dan Menerimanya Dengan Lapang Dada? Bagaimana Kisahnya? Yukk Simak Bersama-sama 🤗 Fyi : Cerita ini saya angkat atas dasar pemikiran saya dan saya tidak mengcopy atau menyalin cerita orang lain, ini murni pemikiran saya sendiri Terima Kasih🤗❤️‍🔥

More details
WpActionLinkContent Guidelines