Ruang Aksara

Ruang Aksara

  • WpView
    Reads 131
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 8, 2021
Sebuah maha persembahan hati, didedikasikan untuk mu yang tak pernah terdeskripsi dalam larik puisi. Setelah senandika diksi usai, diriku masih berafeksi dengan penuh kesadaran. Tanpa ragu aku menatap mu, kornea mata mu seperti pijaran bintang. Sungguh mempesona ciptaannya. Sekali lagi, Senyum mu dengan ciri lengkung khas yang hanya dimiliki wajah embun disertai tatapan netra mu yang berpendar. Sungguh.... Ini yang disebut,... "pesona candu ku, yang hanya dimiliki oleh dirimu" Jemari yang bertaut seakan ingin menggenggam namun angan tak tergapai kan. Mimpi yang menjadi harapan, ku gantungkan tanpa goyah. Dan ku sebut dalam doa, bisik ku dari bumi. Terdengar hingga ke langit. Mari bersama melintasi waktu, menyambut arunika hingga swastamita tiba. Berkelana dengan arah pasti, menghabiskan waktu dengan peristiwa bahagia, sampai terucap Alhamdulilah. Kalau begitu, mau kah kamu melengkapi kisah ku ? Kisah ini terangkum dalam beberapa bait yang akan menarik sudut pandang setiap pembacanya. Dan teruntuk kamu, para pembaca [ Ruang Aksara ] bisakah kamu meluangkan waktu,untuk membaca kisah yang ku persembahkan ? Jangan lupa vote ya ⭐ Jadilah pembaca yg bijak, yaitu orang yang mampu menghargai para penulis saat mempersembahkan sebuah karya. Yuk membaca ! Tingkatkan minat baca, agar melek literasinya. Sekian, Terima kasih ❤️ M A D A F F A Ruang Aksara 📝Akan upload , setiap Minggu ~
All Rights Reserved
#4
jejak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After My Prayed
  • Bianglala
  • DEARWA [END]
  • TENTANG RASA
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Langit Malam
  • KHALISA🖤
  • Air Mata Cinta
  • Cassandra✔✔

Aku masih bersama semesta Memandang langit kian lara Bergelut memperjelas kata Padahal hati menerka-nerka Bermula temu lantas merindu Hatiku berkelana tak tentu Sebait nada menyapa usang hatiku Aku berlari bersama doa Memperjuangkanmu tanpa jeda Saat diam bersahabat dengan keheningan Runtutan lafaz berbincang Bersimpuh menyebut namamu dengan Rabb-ku Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh. Nah ini, aku buat cerita untuk para kaum-kaum di muka bumi ya😂 Awalnya aku cuma buat bait-bait ini untuk mengisi waktu luang, dan usaha melupakan(mu) yang berbanding terbalik dengan angan(ku). . . . . . Jika berkenan di hati monggo mampir, silakan mengkritik dengan bijak tanpa merendahkan. Dan jangan lupa Vote juga ya♥️ Terimakasih, salam dari Aku♥️, hehehe

More details
WpActionLinkContent Guidelines