KANTHA [Nikah Muda]

KANTHA [Nikah Muda]

  • WpView
    Reads 184,679
  • WpVote
    Votes 3,190
  • WpPart
    Parts 64
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 28, 2026
"Bukan sakitnya yang membuatku menderita, tapi bekas luka itu yang membuatku terlalu sakit untuk mengingatnya."_thalita ••• THALITA VANESA QUEENZA, si gadis cantik, baik hati, tomboy, manja. Ia tidak pernah mengira bahwa di usianya yang sangat muda ini, harus menerima perjodohan karna perjanjian nenek kakeknya yang begitu tiba-tiba. Ditambah lagi, orang yang akan dijodohkan dengannya adalah ARKAN ADHIAN DRIONS. Si ketua geng yang sangat terkenal moswanted di sekolahannya yang menurutnya sangat menyebalkan, dingin, namun sangat di sayangkan wajahnya yang tampan membuat ia di sukai hampir seluruh kaum hawa. Perjodohan mereka memang memberi harapan untuk keduanya saling jatuh cinta. Banyak yang bilang cinta datang karena terbiasa. Tapi, apa benar adanya, dua orang yang tidak saling mencintai dapat menyatu ketika perjodohan datang? Penasaran sama kelanjutan ceritanya?? Kuy gas ngeng langsung baca!!!! ••• 🚫 WARNING🚫 CERITA INI HANYA FIKSI, DAN MURNI HASIL HALUAN AUTHOR!!! Cerita ini banyak mengandung kata-kata kasar, umpatan, humor receh, baper, banyak juga yang berbau ples-ples jadi mohon bijak dalam membaca. Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, bahkan alur cerita yang sama pula. Saya benar-benar minta maaf karena itu real tidak disengaja 🙏
All Rights Reserved
#64
teenfection
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines