Surat Terakhir

Surat Terakhir

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 7, 2021
"Jangan khawatir, aku akan berada disisimu selamanya" ... "Kita akan sukses bersama" ... "Kita sudah ditakdirkan untuk menjadi sahabat selamanya. Jadi jangan khawatir aku tidak akan meninggalkanmu" ... "Mengapa semua itu berlalu dengan begitu cepat?" Nova berbisik pada hening sepi. "Mungkin sejak awal aku memang sudah tidak ada di dunia ini" jawabnya di dalam hati. Ingin rasanya menyalahkan takdir, tapi tidak bisa. Ingin rasanya mengulang waktu, tapi tidak mungkin.
All Rights Reserved
#747
sadending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fixing the Broken ✓
  • Ujung Samudra
  • Dear Nana
  • DINI HARI GALIH ✔️
  • SIMETRI
  • Luka Yang Tak Bisa Bicara
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • ARGALAND

Kamu adalah Samudra. Yang tenangnya adalah tipuan. Menutupi segala gemuruh lara di dalam sana. Mereka bilang, menatapmu hanya akan membawa kembali perih yang memang tak pernah hilang. Hadirmu tak di inginkan. Namun, hilangmu menjadi luka yang tak terjabarkan. Sebagaimana samudra yang sebenarnya tetap bertahan tanpa ada yang mengerti dirinya. Samudra juga berharap, dirinya pun begitu. "Jadi kapan gue bakal di maafin?" "Nggak tahu, mungkin besok." Tapi gimana, gimana kalau waktu 'besok' yang lo maksud itu dateng. Justru gue yang udah hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines