We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
I'ts my life {END}

I'ts my life {END}

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Bola basket yang mengelinding mengenai kaki-nya yang lagi duduk santai dibawah pohon rindang, earphone yang terpasang serta novel yang dibaca merupakan definisi ketenangan yang dicari Sambil melapas earphone dan mengambil bola, ada sepasang sepatu dihadapannya serta uluran tangan tau siapa pemilik sepatu itu "Main sama yok dek dari pada duduk sendiri" ajaknya Sambil mengangkat pandangan lantas tersenyum"Yok" Meninggalkan barang-barangnya serta tulisan origami yang terselip dibuku novel, yang suatu saat akan dibaca oleh meraka yang bersangkutan. Ini ceritaku dimasa aku duduk di SMA bukan orang yang special, banyak kekurangan, seperti anak ayam yang baru menetas belum tahu akan dunia luar seperti itu lah aku, katakan lah aku ketinggalan zaman memang pada kenyataanya seperti itu
All Rights Reserved
#604
memories
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Melody Arthadiesa
  • Pluviophile [END]
  • Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • Seolah 2 pandang Part 1 (End)
  • PESAN TERAKHIR [END]
  • taruhan ,Heejake
  • Still You (𝐄𝐍𝐃)
  • Unforgettable (𝐄𝐍𝐃)

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines