Jagat Rasa

Jagat Rasa

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 1, 2021
Aku, Balutan kisah yang menjelma sejarah Raga yang tertatih tiap inci langkah Ingar yang melengking sayup-sayup takdir Semesta menggema deruan tahlil Angan membelai erat ke ulu kalbu Merayap melukis senyummu Rasa atas kuasa Sang Pencipta Anggun terpatri di ujung jari Desir melambai ucapan selamat tinggal Melodi biola seutas gesekan senar Isak memanas di ujung mata Lalu apa arti dari sebuah temu? Oase di tengah gurun rindu -Hafla Aurabelle Kepingan-kepingan kisah yang kehilangan arah pulang Ku tulis naskah, lalu ku tuai sejarah
All Rights Reserved
#892
timetravel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Puisi Kemana Saja
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Universe Sky
  • ANGEL
  • Bianglala
  • MaJa ~ Tempo Doeloe
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines