We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
friendship of two worlds

friendship of two worlds

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 12, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Hujan turun pelan di atas pemakaman yang sepi. Langit kelabu menggantung rendah, seolah ikut berduka. Seorang gadis berbaju hitam berdiri kaku di depan sebuah nisan. Tangannya gemetar saat menggenggam bunga putih yang mulai layu, kelopaknya basah oleh hujan-atau mungkin oleh air matanya sendiri. Ia membiarkan air mata jatuh satu per satu, tanpa berusaha menghapusnya. "Andai waktu itu gue ada di sana..." Suaranya serak, hampir tenggelam oleh angin dan rintik hujan. "Mungkin sekarang kita masih bareng, Rel. Lo masih berdiri di samping gue-cerewet, ketawa tanpa mikir, seolah dunia nggak pernah bisa nyakitin kita." Ia menunduk, bahunya bergetar. Tanah di bawah nisan itu masih basah, masih baru-seperti luka di dadanya yang belum sempat kering. "Tenang di sana, ya," bisiknya lirih. Angin berhembus pelan, menyapu rambutnya yang basah, seolah menjawab doa yang tak pernah selesai. Hari itu adalah hari pertama tanpa Aurel- hari yang tidak pernah benar-benar dimulai, karena sebagian dari dirinya ikut terkubur di sana.
All Rights Reserved
#393
vote
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wakasa's Mine (Wakasa x Reader)
  • The GREAT GIVE LOVE
  • 𝑫𝒆𝒂𝒓 𝑳𝒖𝒋𝒊𝒆 : 𝑫𝒖𝒏𝒊𝒂 𝑼𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑳𝒖𝒋𝒊𝒆
  • Ufuk Barat (Completed)
  • DEAR IQBALL
  • NASKAH DRAMA KOMEDI ROMANTIS (9 ORANG)
  • 𝙾𝚄𝚁 𝚂𝚃𝙾𝚁𝚈 || 𝙵𝙵 𝚂𝙷𝙸𝙽𝚈𝚄 𝚃𝚆𝚂 || 𝙴𝙽𝙳 ✔️
  • hipotalamus; Jinjoo✔
  • KALIFA

"Jangan terlalu ketus, nanti kalau jadinya suka, malah repot." -Wakasa Imaushi-

More details
WpActionLinkContent Guidelines