Without Female Friends✅

Without Female Friends✅

  • WpView
    Reads 225,488
  • WpVote
    Votes 18,216
  • WpPart
    Parts 72
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 23, 2021
"Menurut gue temen cewek itu gak asik!" Itulah yang selalu diucapkan Naya ketika ada yang bertanya kepadanya kenapa tidak berteman dengan perempuan. Naya, gadis cantik namun bar-bar yang tidak pernah takut dengan siapapun kecuali Allah. Gadis dengan paras cantik ini tidak akan segan-segan memberi pelajaran kepada siapapun yang berani mengusiknya. Jika gadis lain akan berteman dengan sesama jenis, berbeda dengan Naya dia tidak suka dengan yang namanya teman atau sahabat perempuan, dia lebih suka berteman dengan cowok. Ya Naya sangat anti dengan yang namanya sahabat perempuan atau teman perempuan. Mungkin karena masalalu yang pernah dia alami. Mau tau kelanjutan ceritanya Naya? yukk langsung baca aja! jangan lupa follow, vote, dan comentnya ya kakak Gantengg dan Cantikkk.
All Rights Reserved
#45
barbargirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INDIRAKSA
  • Cerita Naya
  • ARAKHA
  • It HURTS
  • Dava&Dena {END}
  • 𝘖𝘯𝘭𝘺 𝘠𝘰𝘶 (END)
  • ABOUT LIFE
  • About Azkara
  • SAKYA CITRA

Sejak kecil, Aksara dan Indira selalu bersama. Mereka tumbuh dengan janji sederhana-Aksara akan selalu ada untuk Indira, apa pun yang terjadi. Tapi seiring waktu, perasaan Aksara berubah. Ia tak lagi hanya ingin melindungi Indira, tapi juga ingin menjadi seseorang yang lebih dari sekadar teman. Namun, hidup Indira tak pernah benar-benar tenang. Masalah datang silih berganti, seolah dunia tak pernah memberi gadis itu waktu untuk bernapas. Aksara tahu, Indira sudah cukup terbebani tanpa harus tahu bahwa sahabatnya pun menyimpan sesuatu yang bisa mengubah segalanya. Selama ini, Aksara memilih diam. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia hanya bisa melihat Indira dari jauh, berpura-pura bahwa perasaannya bukan masalah besar? Suatu saat, ia tahu, ia harus mengatakan yang sebenarnya. Dan saat hari itu tiba, entah semuanya akan berubah menjadi lebih baik-atau justru menghancurkan segalanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines