KUN ANTA 4
  • WpView
    Membaca 7
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mar 1, 2021
WpInfo
Non-fiksi
Pada suatu hari hiduplah di pesantren Kun Anta ada 2 orang terbaik yaitu bernama Chelsea (Cathy Fakandi) dan Billy (Clay Gribble) mereka berdua hubungannya sangat akrab dan banyak orang orang orang yang mendukung mereka tetapi ada aja yang membencinya yaitu bernama Butet (Zoe Jireh) dan Butet selalu marah sama Chelsea padahal Chelsea gak salah apa apa dan Billy selalu melindungi Chelsea agar tidak terjadi apa apa Beberapa hari kemudian ada anak pesantren baru yang bernama Dodot (Zayyan Sakha) dan waktu itu juga Chelsea dan Billy menyambut kedatangan Dodot tetapi Butet malah mengusir Dodot.Billy dan Chelsea pun tidak terima dengan kelakuan Butet yang keterlaluan dan akhirnya Chelsea dan juga Billy lapor sama Ustadz Musa agar ditegur dan akhirnya pun Butet mengaku kesalahannya dan minta maaf kepada Dodot Dan 1 minggu kemudian Butet membuat onar lagi yaitu mencelakai Chelsea ketika dia menjual bakwan di pinggir jalan karena Chelsea membantu pesantren Kun Anta agar segera di renovasi karena bangunannya sudah agak lama dan Butet pun membawa Chelsea jauh ke Hutan yang orang orang tidak bisa masuk kesana dan Chelsea pun mulutnya ditutup pake solasiban hitam dan tali sehingga tidak ada orang yang mau menolong Chelsea.Billy ketika lagi membantu masak dan membuat kopi gak taunya gelas dan piringnya pecah dan Billy pun berkata "kenapa dari tadi perasaan aku tidak enak ya,kaya terjadi apa apa sama Chelsea" dan Ustadz Musa pun bertanya "kenapa bill ?" dan Billy menjelaskan bahwa "Kayaknya Chelsea di ancam sama Butet sampai dibawa ke hutan" dan Ustadz Musa pun kesal karena tingkah laku Butet yang keterlaluan Dodot,Ustadz Musa dan Billy pun membantu mencari Chelsea ke hutan sampai ke hutan dan akhirnya Billy pun berhasil mencari Chelsea dan Chelsea pun dibopong sama Billy dan Dodot untuk dibawa ke rumah sakit terdekat karena dia dalam kondisi pingsan Chelsea pun akhirnya siuman dari pingsannya tersebut dan Billy juga Dodot pun kaget melihat Chelsea siuman lagi
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cinta Dalam Iman
  • Jar of Hearts ( Versi Terbit Diandra's Marriage )
  • Sekuntum Bunga Tulip {TERBIT}
  • GUS GIBRAN ( PERJODOHAN.)  TERBIT
  • Girl's
  • Kisah KEYRA..!
  • Go To Jannah With My Husband [ ON GOING ]
  • Alifa Story [END]
  • married by (not) accident
  • Senandung Nadiku

Azha tidak pernah menyangka bahwa langkah pertamanya di pesantren akan mempertemukannya dengan Muaz-santri yang dingin, pendiam, dan selalu terlihat serius dengan hafalannya. Sejak awal, mereka berada di dunia yang berbeda. Muaz sibuk dengan hafalannya, sedangkan Azha berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, takdir selalu punya cara unik untuk mempertemukan dua orang yang seharusnya berjalan di jalur masing-masing. Tatapan yang tak sengaja, pertemuan di tempat yang tak terduga, hingga percakapan-percakapan kecil yang membuat Azha menyadari bahwa Muaz tidak sekeras yang terlihat. Di antara hafalan dan kesibukan pesantren, Azha mulai memahami bahwa ada jeda di antara mereka-sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jeda itu bisa berupa harapan, doa, atau bahkan perasaan yang perlahan tumbuh namun tak bisa diungkapkan. Tapi ketika waktu mulai memisahkan mereka, Azha dan Muaz harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa menemukan jalannya sendiri. Apakah keduanya akan tetap berada di jalur masing-masing, ataukah takdir akan membawa mereka kembali bertemu di titik yang sama? Sebuah kisah tentang perasaan yang terpendam, tentang ketulusan dalam diam, dan tentang bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik di setiap jeda yang tercipta. 🕐 UPDATE SETIAP SELASA & MINGGU

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan