A Grudge

A Grudge

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Dec 1, 2022
WpInfo
Fiction
Mystery
Si jubah hitam itu telah merenggut nyawanya. Dan dia tak tahu siapa orang yang di balik topeng hitam itu. Meski banyak orang yang tak pernah menganggap kehadiran nya tapi dia masih ingin hidup bersama dengan seorang yang telah menganggap nya ada siang itu. Gadis malang yang berkehidupan kelam dan pergi dari dunia ini dengan cara yang tragis. Kisah pilu hidupnya tak pernah ia sesali ketika seorang itu telah membangkitkan semangat nya.
All Rights Reserved
#43
la
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reverse Harem of Leyna (Leyna's harem of men)
  • If You See My Dark Side - COMPLETED
  • Naura & Lukanya
  •  Bright and Black | Sirius Black
  • ALEYA~~
  • The Journey
  • CURSE OF THE BLACK HEART (END-REVISI)
  • Am I the Reincarnation of a Goddess?
  • JISOO (COMPLETED)

Leyna, seorang gadis dengan puluhan identitas palsu. Tapi mengapa pria-pria ini tak melepaskan kakinya? Bahkan ketika ia menyamar menjadi pria, kenapa tetap menarik perhatian pria-pria ini ?! "Tuan, tidakkah tubuhku indah? Nona, maukah bermalam di kamar saya? Nyonya tolong bantu aku! Master! aku tidak tahan dengan yang dibawah sana..." Gila! Dunia sudah gila! ~~~~~ "Tangkap bocah itu! Aku bersumpah akan membunuhnya dengan kedua tanganku sendiri!" ujar pemburu itu. "Ah cukup! Baik, aku akan berkompromi! Tolong lepaskan aku!" Teriak Leyna. 'Kenapa bocah ini tiba-tiba menjadi penurut?' Dengan senyum licik yang berusaha ia tahan, tangannya meraih lapisan tipis di wajahnya. "Sialan! Bocah itu memakai topeng! Cepat kejar!" "Hei! Mulai sekarang aku sudah mati! Kalian kembali saja ke Ibukota dan tunggu kabar kematianku!" teriak Leyna yang menyamar sebagai pria. "Bocah gila! Cepat bunuh bocah itu!" "Hahaha... Aku akan membuat skenario kematianku yang memuaskan kalian! Kalian tunggu saja! Aku sudah berkompromi dengan baik kan? Hahaha... Aku pergi dulu!" "Bocah sinting! Tangkap dia! Bocah itu tidak boleh mati dengan mudah!" "Boss, kita kehilangan jejaknya, ketika mengejarnya kami menemukan ini," kata salah seorang pemburu sambil menyerahkan lapisan topeng tipis. "Sialan bocah itu membodohi kita! Ayo kembali!" ~~~~~ "Tuan besar, tim pemburu kami gagal membunuh bocah sialan itu. Kami siap membayar biaya kegagalan kontrak ka-" ucapan boss itu terpotong oleh suara pelayan. "Tuan besar, kabar baik! Bocah licik itu katanya mati tertimpa tangga dan muntah darah di samping markas pemburu!" "Apakah benar itu mayatnya?" tanya Tuan Besar itu dengan suara yang dalam. "Benar! Wajahnya sama dan figurnya cocok! Tapi anehnya kenapa ada tatoo pemburu di dadanya?" Tanya pelayan itu sambil bergumam. "Apa?! Itu bukan si bocah! Itu anggota pemburuku sialan! Bocah itu benar-benar membuat skenario pembunuhannya sendiri dengan orang-orangku! Beraninya bocah sinting itu!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines