Literasi Rasa

Literasi Rasa

  • WpView
    Membaca 198
  • WpVote
    Vote 24
  • WpPart
    Bab 21
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 13, 2025
Raka, seorang pemuda introvert yang menghabiskan waktunya sebagai penulis puisi dan pengelola blog literasi, hidup dalam dunianya yang penuh dengan kata-kata dan rasa. Baginya, menulis adalah cara untuk memahami dunia dan mengungkapkan emosi yang sulit ia ekspresikan secara lisan. Namun, di balik kesendiriannya, Raka menyimpan luka masa lalu yang membuatnya enggan membuka hati. Suatu hari, ia bertemu dengan Aluna, seorang mahasiswa jurusan psikologi yang ceria, optimis, dan memiliki kecintaan mendalam pada kopi. Aluna bekerja paruh waktu di sebuah kafe kecil yang sering dikunjungi Raka. Berbeda dengan Raka, Aluna adalah pendengar yang baik dan percaya bahwa setiap orang memiliki cerita yang layak untuk didengarkan. Pertemuan mereka dimulai dengan secangkir kopi dan buku catatan Raka yang tanpa sengaja tertinggal di kafe. Aluna membacanya dan terpesona oleh kedalaman perasaan yang tertuang dalam setiap baris tulisan Raka. Ia pun memutuskan untuk mengenal pria penyendiri itu lebih jauh, meski Raka awalnya menolak untuk terbuka. Seiring waktu, Aluna perlahan membawa Raka keluar dari tempurungnya. Mereka mulai berbagi cerita, mimpi, dan ketakutan. Namun, ketika hubungan mereka semakin dalam, masa lalu Raka kembali menghantui, sementara Aluna harus menghadapi pilihan sulit antara masa depannya dan perasaannya terhadap Raka. Literasi Rasa adalah kisah tentang dua insan yang belajar memahami bahasa hati, tentang bagaimana rasa bisa diungkapkan bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui kehadiran, kesabaran, dan secangkir kopi yang selalu hangat.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dunia Alana
  • Selembar Kata Sebentuk Rasa
  • Orang Polos Itu Berbahaya
  • The Perfect Scientist [#2 LANCASTER SERIES]
  • Sunyi tak terlihat
  • TITIK SILANG (TAMAT)
  • GISTARA (TERBIT)
  • Sekolah Gak Ada Seriusnya ✓
  • Enough

Alana tidak pernah tahu bahwa kehilangan orang tua bisa membunuh perlahan-bukan tubuh, tapi semangat dan arah hidup. Sejak kepergian orang yang paling ia cintai, hidup Alana terasa seperti ruang kosong yang bergema. Setiap langkahnya dihantui kenangan, setiap harinya seperti mencoba bernapas dalam air. Ia menjauh dari dunia, dari teman-temannya, bahkan dari dirinya sendiri. Alana tumbuh dengan keyakinan bahwa kehilangan adalah satu-satunya hal yang pasti dalam hidup. Sejak kecil, ia belajar bertahan, bukan mencintai. Trauma masa lalu membuatnya sulit mempercayai siapa pun, memilih kesendirian sebagai perlindungan dari luka baru. Ia menemukan ketenangan dalam arsitektur-dunia yang bisa ia kendalikan, di mana setiap garis memiliki tujuan, setiap bentuk memiliki makna. Namun, segalanya berubah ketika ia bertemu Zean Alebaran, klien yang berbeda dari yang lain. Zean bukan hanya seseorang yang memiliki visi kuat tentang desain, tetapi juga seseorang yang bisa membaca dirinya lebih dalam dari yang ia inginkan. Setiap kata yang diucapkan Zean seperti cermin yang memaksa Alana menghadapi ketakutannya sendiri. Saat proyek mereka berjalan, hubungan mereka berkembang dari diskusi profesional menjadi percakapan filosofis yang mengguncang prinsip hidup Alana. Namun, ketika bayang-bayang masa lalu kembali menghantui dan ketakutannya semakin nyata, Alana harus memutuskan: tetap bersembunyi dalam dunia yang ia pahami atau mengambil risiko untuk sesuatu yang bisa membuatnya merasa lebih hidup. "Dunia Alana" adalah perjalanan menyentuh tentang kehilangan, penerimaan, dan keberanian untuk kembali mencintai-diri sendiri dan dunia, ia datang sebagai dilema eksistensial yang menuntut keberanian untuk melangkah ke dalam ketidakpastian. Ditulis dengan gaya naratif yang puitis dan reflektif, novel ini mengajak pembaca menyelami pertanyaan-pertanyaan eksistensial: Apa arti bahagia? Apa sebenarnya kehilangan? Mengapa manusia harus menderita? Apa itu kebebasan?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan