Bii'slife

Bii'slife

  • WpView
    LECTURES 462
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Chapitres 25
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., févr. 21, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Bercerita tentang kehidupan Bintang dan keluarganya yang berantakan dan trauma yang ia buat sendiri. Bintang bukanlah orang yang mudah menerima dan percaya orang lain, hal ini karna middle child syndrome yang ia miliki. Dan tibalah suatu saat teori timbal balik terjadi padanya. Karna ulahnya sendiri ia harus menerima 'bodyguard' yang ayahnya berikan. Akankah lantas ia bisa kembali mempercayai orang lain? Atau bahkan middle child syndrome yg ia miliki ikut hilang? Atau semakin menjadi? _ Mengandung kata kasar, trauma, selfharm ⚠️ Bijak dalam membaca ya! _ Cerita ini masih akan direvisi apabila ada kesalahan penulisan. Kalau kalian suka, tolong support dengan vote ☆ ceritaku ya!! Terimakasih #9 Frustasi (18/07/21) #10 Pandemi (09/09/21) #4 Frustasi (27/09/21) #5 Frustasi (04/10/21)
Tous Droits Réservés
#328
olimpiade
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • [1] ESTRELLA (END)
  • Fall Into You [ end ]
  • 7 JANJI DARI LANGIT
  • ASTROPHILE
  • My Absurd Ex [END]
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • NECKLACE OF DESTINY
  • Spasi. [TERBIT-OPEN PO✅]
  • Do You Know The Way? ||Enhypen HIATUS

"Kadang-kadang langit bisa terlihat seperti lembaran kosong. Padahal, sebenarnya tidak. Bintang-bintangnya tetap ada di sana. Bumi hanya sedang berputar." Pemuda itu menoleh ke samping kanan dan mendapati si gadis tengah tersenyum, menatap ke langit gelap bertabur bintang. Surainya yang dibiarkan tergerai beterbangan tertiup angin malam. "Sesuka itukah sama bintang?" Gadis itu mengangguk. "Gue nemuin banyak arti kehidupan dari bintang-bintang itu. Seperti bintang yang sama tidak akan jatuh untuk kedua kalinya. Jadi--" Dia memalingkan muka, sehingga tatapan keduanya bertemu. "--gue harap nggak ada orang yang menyia-nyiakan kesempatan sekali itu." Si pemuda merasa kikuk dengan tatapan itu, jadi dia membuang muka. "Gue harap suatu hari nanti seseorang akan melihat lo dengan cara yang sama seperti lo melihat bintang-bintang itu." Lengkung senyum di bibir gadis itu perlahan jatuh. Ia kembali membuang muka, menatap bintang di angkasa. "Tapi gue harap nggak ada seseorang. Gue mau bintang itu sendiri yang balas melihat gue dengan cara yang sama. Egois, ya?" ⚠️ JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK. SAATNYA MENJADI PEMBACA YANG BUDIMAN. NO COPAS! Start : 26 Maret 2023 Finish : 17 Juni 2023

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu