ACHERON 21+++

ACHERON 21+++

  • WpView
    Lecturas 115
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 21, 2021
WpInfo
No ficción
Etiquetasfiksirasmy
Demi cinta Laura rela meninggalkan suami dan anaknya. Namun, sang kekasih justru menjualnya pada lelaki hidung belang. Hidup sebagai wanita malam terpaksa di lakoni. Jika tidak, maka video panasnya akan tersebar ke dunia maya. Laura tidak mau anaknya sampai terluka . Akhirnya memilih pasrah hidup dalam lumpur dosa. Ingin lari tetapi Laura tidak tahu bagaimana cara kembali. Mungkinkah keluarganya masih menerima? Lalu bagaimana nasib anak dan suaminya? Masihkah Tuhan memberinya jalan untuk kembali?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Benalu [Terbit]
  • Milikmu Sekali Lagi
  • Dia, Suamiku ✅
  • LARA
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Takdir Dua Hati | END ✓
  • Perfect Love
  • SIDNEY
  • LaRa Universe | Tiga Hati, Satu Rumah

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido