Sandiwara Senja

Sandiwara Senja

  • WpView
    Reads 197
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 16, 2024
WpInfo
Poetry
Aku implikasikan sandiwara sebagai hal yang dilakukan manusia. Kita yang pernah tidak benar-benar hidup dalam kenyataan, berekspetasi bahwa hidup akan senantiasa berjalan berbanding lurus, padahal tidak. Kalau pun jatuh, kita sendiri yang manyalahkan kondisi dan diri. Begitulah manusia, ada titik bangun dan titik jatuh. Namun, kala senja datang. Kita terlarut dalam pelukan matahari yang tenggelam. Perasaan tenang menemani hingga pelupuk. Terenyuh waktu rehat setelah berlelah dari pagi. Aku lampiaskan sandiwara hidup manusia dalam sebuah bait yang menenangkan.
All Rights Reserved
#122
kopi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Till I Meet You
  • Cerita Tentang Zeeya
  • Ad Meliora || END✓
  • Bersama Cahaya Bintang (✔)
  • Takdir Sang Ilahi [END]
  • LUKA!
  • Labirin || kevin sanjaya
  • Mencintai Tanpa Terluka 1 {END}
  • Asheeqa's Dream [COMPLETE]✔
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]

Kita berdua pernah terjatuh, terluka , dan terkubur di lubang yang dalam. Kita sama - sama pernah merasa hancur saat orang yang di cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Memendam rasa sakit seorang diri. Tersenyum walau batin tersiksa tertawa meski hati menjerit .. yang dapat kita lakukan hanyalah berlarut-larut dalam emosi dan kesediahan. dimanapun tubuh ini berpijak hanya sepi yang terasa... Dan pernahkah kau berpikir bahwa apa yang terjadi pada kita ini begitu melelahkan hingga rasanya mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik untuk pergi dari dunia yang fana.??? Namun tuhan sepertinya punya jalan lain. layaknya benang merah yang saling terhubung kau dan aku pun akhirnya di pertemukan. Jujur aku tidak pernah tau apa yang ia rencanakan. Mungkin tuhan sengaja memasangkan kita lalu setelah itu tertawa sambil berkata pada para malaikat " Hei lihat lah kedua orang menyedihkan ini mereka sangat cocok bila bersama." Atau mungkin tuhan ingin agar kita berteman dan menolong satu sama lain. Entahlah apapun itu biarkanlah waktu yang akan menjawabnya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines