Story cover for AGASKA by 4ltere90
AGASKA
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Mar 02, 2021
" Dari kapan." tanya Agas dingin. 

" Kamu gak perlu tau dari kapan. " jawab Ajeng takut takut. 

" Jeng lo tau kan gue udah punya pacar. " ucap Agaska menegaskan. 

" Iya tau, aku gak minta kamu balas perasaan aku kok, aku cuman mau kamu tau aja. Aku udah gak bisa nahan ini lebih lama lagi, setelah selesai kelulusan nanti kita juga pasti gak bakal ketemu dalam jangka waktu yang lama jadi aku berani ngambil keputusan buat jujur sama perasaan aku ke kamu. " jawab Ajeng dengan menatap mata tajam milik lawan bicaranya. 

" Jeng.. 

" Gas, gak semua orang bilang I love you untuk mendapatkan balasan I love you too juga. Aku gak minta respon balik kamu, sekali lagi aku cuman mau ungkapin apa yang aku rasain ke kamu aja. Setelah lulus nanti kita bakal lanjutin jalan kita masing-masing. Aku gak tau juga entah kita bisa ketemu lagi atau enggak suatu saat nanti, jadi aku mau minta satu permintaan sama kamu. Bisa? " tanya Ajeng mantap. 
 
" Apa." jawab Agas

Ajeng memutarkan pandangannya melihat keadaan aula hotel tempat acara promnightnya berlangsung, semua orang terlihat sibuk dengan dunia mereka masing-masing. 

Memberanikan diri Ajeng mendekatkan dirinya dengan badan tegap milik Agaska, meletakkan kedua tangannya di bahu kiri dan kanan Agaska dan membisikkan sesuatu di telinga Agaska. 

" I want you Agas." bisik Ajeng tepat di telinga Agaska.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add AGASKA to your library and receive updates
or
#23funfuction
Content Guidelines
You may also like
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] by hysunshinee
45 parts Complete
"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee
You may also like
Slide 1 of 10
Essentialy Love (SELESAI) cover
AGAVAN (H I A T U S) cover
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] cover
dimana janji tersebut cover
BEFUDDLES (SELESAI) cover
We Are One cover
Sahabat Jadi Cinta [END] cover
Because I'm Stupid (End) cover
Melody Arthadiesa cover
RIAREZ : dendam dalam cinta (END) cover

Essentialy Love (SELESAI)

47 parts Complete

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸