SALOKA

SALOKA

  • WpView
    Reads 380
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 23, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Terkadang takdir bermain tanpa menghiraukan pemeran utama. Berjalan dengan mempersulit suasana, menata sedemikian rapi tanpa celah. Membuat tumbuh sedikit rasa putus asa dan lelah dalam kehidupan. "Gue memang lagi berada dalam permainan takdir. Dia berjalan sendiri secara egois tanpa mau mendengar pemilik nya. Dan tanpa sadar usaha merubah takdir telah mempersingkat waktu." "Karena bagaimanapun takdir tetaplah takdir. Sebuah rekayasa tuhan ciptakan untuk alur kehidupan makhluk ciptaan-nya"
All Rights Reserved
#34
tenfic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Riddle Love [COMPLETED]✔
  • GREENSTA [END]
  • My Lovely Teacher [SUDAH TERBIT]
  • ARIEANNA
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Our Times (Completed)
  • JUST FOR A WHILE [REVISI]
  • SKALA (Reana) COMPLETED

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines