Story cover for Berjalan-jalan by Nira_JN
Berjalan-jalan
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Mar 02, 2021
Saya merencanakan semuanya (lebih pada bermimpi tentang banyak hal), menyusun schedule dalam bayangan gaib di tiap-tiap binar mata, dan dalam lamunan sebelum tidur.

Diam lagi. Saya banyak diam, berfikir tentang pemberontakan, dan kebingungan. Ayolah, aku hanya seorang bodoh yang mampu bertanya. Bukan mereka, seorang pintar yang mengkritik kritis, mengungkap apa-apa yang tidak sesuai dengan gertakan-gertakan hati dan otak mereka tentang keadaan alam semesta.

Bayangannya, aku sudah hebat sekali. Tinggi dan melindungi.

Aku berjalan. Kadang bosan. Melihat orang lain berlari, ingin pula aku berlari. Melihat orang lain sorak-sorak tentang ambisi, angin pula aku kuat dalam ambisi.

Ada-ada saja. Tidak selalu. Tapi perubahan selalu menyertai. Masalah suasana, ya itu-itu saja, apresiasi, dan bimbang. Senang dan kegalauan. 

Diri berjalan. Perubahan sering kali ditolak oleh diri sendiri. Berat sekali. Tapi pertarungan otak dan hati ini kadang-kadang macam sejati, macam hubungan kakak beradik.

Aku berjalan. Aku senang.

Nr
All Rights Reserved
Sign up to add Berjalan-jalan to your library and receive updates
or
#564hidup
Content Guidelines
You may also like
BUKAN BEGINI (Tamat) by GaluhCahya8
24 parts Complete
Aku telah melakukan banyak perjalanan dari satu cerita ke cerita lainnya sebagai antagonis. Misiku hanya satu, memastikan tokoh utama perempuan menderita sesuai dengan naskah asli. Satu, kucing putih yang bisa bicara sekaligus penanggung jawab isekai milikku, memberiku banyak bantuan. Mulai dari dunia vampir, petarung sinting, sampai novel picisan. Segalanya kuselesaikan dengan tuntas, sesuai perjanjian dengan Satu. Seharusnya bila tugas terakhirku, misi nomor seratus, selesai maka aku akan dijanjikan boleh hidup sebagai orang berkecukupan, superberuntung, dan jauh dari kesialan apa pun. Seharusnya! SEHARUSNYA! "Mohon maaf, kuota bagi penerima paket untung sudah habis," Satu menginformasikan. Tentu saja aku marah. Rasanya seperti kena scam mentah-mentah. Seratus misi. Bermacam kegiatan sinting. Dedikasi yang tidak terbayarkan. Aku menuntut ganti rugi, tapi Satu berkata bahwa kepala isekai tidak menerima keluhan. "Ya sudah, hidup di sini saja." Gampang sekali Satu bicara. Hidup di sini. Di cerita keseratus. Di sebuah novel picisan CEO sinting. Aku bahkan berani taruhan bahwa penulis tidak melakukan riset sama sekali. Oh itu belum termasuk fakta bahwa aku, si pelaku kejahatan dalam cerita, akan mati di tangan tokoh utama pria karena telah merugikan kekasih impiannya. Aku, bukan orang lain. Bukan Satu si kucing gembul biang kerok. Aku! "Buhuuuu apa kamu nggak bisa mempertimbangkan diriku sebagai asisten rumah tangga?" Apa yang bisa kulakukan? Iya, tepat sekali. Hadapi racun dengan racun. Alias, kubuang harga diri dan lari mencari belas kasih dari Bos Antagonis, Mr. Villain, Big Boss. Inilah yang terbaik, 'kan? Benar, 'kan?
You may also like
Slide 1 of 10
SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT) cover
SELEPAS KAU PERGI (END) cover
hay mantan !! cover
lost in the gaze of obsession[𝗛𝗶𝗮𝘁𝘂𝘀] cover
VANIA AND BOYS LOVE NOVEL! cover
BUKAN BEGINI (Tamat) cover
MAHESWARI  (selesai) cover
ngger adalah vandyku cover
Satu Bait Tentang Hidup cover
Secarik kertas usang cover

SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)

27 parts Complete

Seorang pendengki, pemarah, dan tidak tahu diri. Itulah diriku pada kehidupan pertama. Lantas pada kehidupan kedua aku belajar dari pengalaman: berhenti iri terhadap kehidupan orang lain, berusaha menerima segalanya dengan sudut pandang baru, bersekolah, lulus dengan nilai memuaskan, dan menjadi wartawan. Akan tetapi, ketika kehidupan membaik roda nasib justru menggilasku. Sekali lagi mencicipi dinginnya maut. Kupikir akan terlempar ke dimensi lain dan menjalani kehidupan baru. Namun, salah! Aku kembali ke kehidupan awalku sebagai Nana, putri adopsi keluarga Austen. Sialan! Eh tunggu dulu. Sepertinya aku baru menciptakan sedikit kerusuhan-ahahaha! Oke, saatnya mengumpulkan uang. Tidak ada salahnya meninggalkan keluarga Austen sebelum pemuja Joana, putri kandung keluarga Austen, membunuhku. Persetan dengan mereka semua. Masa bodoh dengan para nona kaya yang ingin menyingkirkan Joana. Aku muak! Sudah saatnya memikirkan diri sendiri (dengan cara sehat) dan ucapkan perpisahan. √ Berhenti mengejar cowok yang tidak mau membalas cintaku. √ Mengumpulkan uang. √ Saatnya menikmati mode pengangguran makmur. Selamat tinggal kemelaratan, rendah diri, dan masalah hidup! Aku mau jadi cewek bahagia! Bye!