Beloved Husband

Beloved Husband

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 31, 2021
Han Yunee memang mengakui dirinya sudah tidak waras semenjak-umm, kapan ya tepatnya? Pokoknya kala itu ia mendapati seorang pria tampan tengah menenangkan seorang gadis kecil yang menangis dan mereka tertawa bersama setelahnya. Ya, sejak hari itu ia menyukainya. Lebih tepatnya menyukai senyuman lebar berbentuk kotak milik pribadi bernama Lim Taehyung yang sangat jarang sekali diperlihatkan, atau bahkan tidak pernah sama sekali diperlihatkan pada orang-orang? Entahlah Yunee tidak mengerti. Pokoknya dia sudah tidak waras karena itu, ditambah lagi ia kerap kali terang-terangan menggoda pria itu bahkan di depan ibunya. Tidak waras plus tidak tahu malu. Taehyung jarang sekali membagi senyumannya pada siapapun, ataukah memang dia tidak mempunyai siapapun untuk berbagi senyum? Taehyung itu tertutup. Tapi Yunee suka. "Jika aku masuk rumah sakit jiwa, kau harus jadi dokternya." "hah, yang ada kau tambah gila." "ah iya, bagaimana kalau kau ikutan gila saja?" -Beloved Husband- Aehils.©2020
All Rights Reserved
#480
lovehate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE TRUTH ABOUT FOREVER [TAEJIN VER.] ✔
  • Pink Blossom || KookV ✓
  • AFTER SAVIOR [M] ; k.th✔ (TAMAT)
  • LIBIDO [TAEGI] END
  • Offer To | KV
  • Tae n' Gyu
  • Lunatic | KTH ✔
  • YOU [KOOKV/KOOKTAE][END]
  • I Need You ✔️

Summary: Seberapa berharga, sih, satu detik itu? Tik. Sebentar saja dia langsung berlalu. Tik. Satu detik pergi lagi. Tak ada harganya. Tapi tunggu sampai kau sadar waktumu hampir habis. Tik. Kau ingat selama ini jarang beramal. Tik. Kau teringat mimpi-mimpi yang tak sempat kau wujudkan. Tik. Kau sadar tak cukup menyayangi keluarga dan teman-temanmu. Tik. Tik. Tik. Kau panik, takut menyia-nyiakan lebih banyak waktu lagi. Taehyung merasa demikian ketika divonis tak akan berumur panjang. Tapi bukannya memanfaatkan waktu yang tersisa sebaik-baiknya, dia malah diam-diam pergi ke Busan. Kedatangannya ke sana tak lain untuk balas dendam kepada orang yang dianggapnya bertanggung jawab atas semua ini. Bahkan kalau perlu mati bersama. Saat itulah cinta datang. Memberi pengharapan, membuatnya merasakan sedikit kebahagiaan di dalam kelam hidupnya. Dan sekarang, keputusan ada di tangan Taehyung. Karena cinta dan benci tak akan pernah akur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines