The Kurirsus

The Kurirsus

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 1, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Ah fak, tapi semoga hal yang demekian itu tak terulang lagi. Kenapa? karna itu seperti memposisikan diriku sebagai budak cinta. Dimana hampir sepenuhnya logikaku terjajah. itu buruk sekali. Dan sebuah kebodohan yang lebih parah ketimbang tidak tau menahu soal arah mata angin. Tapi, tahun demi tahun telah berlalu. Jadi jarak waktu dengan kebodohanku yang dulu sudahlah jauh. Aku sudah lumayan berbeda. Meski terkadang ada titik dimana pikiranku nge-down tapi akan segera melangkah kembali pada jiwa kesatriaku.
All Rights Reserved
#685
adventure
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • Aku, Kamu & Jarak
  • Sekedar Jadi Doa
  • ONE MORE
  • Misunderstand
  • I Hate You Or Love You?
  • My Beloved Brother |tamat|
  • Meninggalkan Tanpa Pamit

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines