Story cover for Butterfly by safzh_
Butterfly
  • WpView
    Reads 154
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 154
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Mar 03, 2021
WARNING!!

⚠️ sebagian chap mengandung kata-kata ka️sar dan kekerasan ⚠️

______________________________________________


Kata orang Fanya itu jelek!
Kata orang Fanya itu cupu!
Kata orang Fanya gak pantes ada di dunia!

Hingga suatu kejadian dimana semuanya berubah.


______________________________________________

Komedi, sad, happy, baper semua ada disini.
Ayo buruan baca !!
All Rights Reserved
Sign up to add Butterfly to your library and receive updates
or
#106glowup
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dishana (End) cover
Aldito✔                                            [Complete] cover
KETOS i'm sorry ! [Complete] cover
Friendship Goals cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
Dosgans cover
Symponi Cinta cover
DOSENKU HOT SUGAR DADDY cover
|| 𝐀𝐦𝐨𝐫𝐞 || cover
End My Story [Complete] cover

Dishana (End)

48 parts Complete

Ini tentang Dishana, perempuan yang memiliki nama ambigu sehingga sering menimbulkan kesalahpahaman. Ini juga tentang di sana, dimana yang terlihat tertawa belum tentu bahagia, menangis belum tentu menderita. Dishana, di sana? Terdengar sama, namun memiliki makna berbeda. _________________________________________ "Di sana...." Suara lantang dari lelaki yang berdiri di atas podium itu membuat perempuan yang merasa namanya di panggil mengangkat tangan dengan percaya dirinya. Hening, semua mata tertuju kearahnya. "Kenapa berdiri?" Tanya sang pemanggil nama dengan tatapan heran. "Kakak tadi manggil nama saya?" "Siapa? nggak tuh." "Dishana. Itu nama saya kak." "Di sana." Tekan lelaki itu menunjuk kearah ruangan di bagian itu Utara. "Di sana tempat kalian semua kumpul setelah istirahat nanti." Penjelasan lantang itu membuat seluruh orang berusaha keras menahan tawanya. Wajah Shana memerah menahan malu, berusaha keras ia menampilkan raut biasa. "Dishana." Kakak tingkat itu menatap kearah Shana dengan serius. Merasa kali ini benar dirinya terpanggil, Shana menjawab. "Iya kak?" "Di sana senang, di sini senang dimana-mana hatiku senang." Langkah santai diiringi senandungan keras meluapkan tawa tertahan semua orang di sana. Sial! Bisakah Dishana mengurus akta kelahiran dan kartu keluarga di dukcapil untuk mengubah namanya? __________________________________________