Story cover for The Love Triangle  by Flo_anz08
The Love Triangle
  • WpView
    LECTURAS 15
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 15
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado mar 03, 2021
Sakit ini mungkin tak sebanding dengan apa yg kamu rasakan.
Tapi setidaknya hargai perjuanganku sebelum aku benar-benar menghilang dari kehidupanmu~Devia 


"Plis,dengerin penjelasan gue dulu"

"gak ada yang perlu lo jelasin.Gue sadar enggak seharusnya gue jatuh cinta dan berharap lebih sama lo.Terima kasih atas lukanya gue pamit,semoga lu bahagia"



Maaf jika ada salah atau ketidaktepatan dalam penggunaan kata baku dan non-baku.

Happy reading🧡
Jangan lupa voment
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos

1 parte

Regístrate para añadir The Love Triangle a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Nissa & Nathan (COMPLETED) cover
Amour (COMPLETE) cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
Verronica (COMPLETED)  cover
Admire Or Love cover
CLOSER cover
ALEYA~~ cover
Abarasha [End] cover
Sasa cover
Full Of Scratches cover

Nissa & Nathan (COMPLETED)

36 partes Concluida

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.